Pengaruh Pendidikan, Jenis Pekerjaan, Pendapatan, dan Jumlah Anggota Keluarga Terhadap Kesediaan Membayar Iuran BPJS Kesehatan di Kabupaten Badung

Authors

  • Ni Putu Ovi Wikayanti Universitas Udayana
  • Ida Bagus Putu Purbadharmaja Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i1.5577

Keywords:

Education, Income, Number Of Family Members, Type Of Work, WTP

Abstract

The purpose of this study is (1) to analyze the willingness to pay/WTP of the community for BPJS health insurance contributions per class in Badung Regency. (2) to analyze the influence of education, type of work, income, and number of family members simultaneously and partially on the willingness to pay BPJS health insurance contributions in Badung Regency. (3) to analyze the role of the number of family members in moderating the influence of income on the willingness to pay BPJS health insurance contributions in Badung Regency. This study is quantitative and associative in nature with a causal relationship. The population in this study were BPJS Health Non-PBI participants in Badung Regency. The number of samples in this study was determined using the purposive sampling method with a sample of 100. The analysis technique used in this study was Moderated Regression Analysis (MRA). The results of the analysis showed that (1) the average WTP of respondents was obtained at Rp. 126,000 per Head of Family/Month which is included in the class II category, which means that the respondents' willingness to pay BPJS health insurance class II with a nominal value of Rp. 100,000/month. (2) Education, type of work, income, and number of family members simultaneously influence the willingness to pay BPJS health contributions. (3) Education, type of work, and income partially have a positive and significant effect on the willingness to pay, while the number of family members partially has a positive and insignificant effect on the willingness to pay BPJS health contributions. (4) The number of family members is a moderating variable that strengthens the influence of income on the willingness to pay BPJS health contributions in Badung Regency.

 

References

Abdillah, R. F. (2014). Analisis kesediaan membayar (Willingness To Pay) produk healthy food beras merah pulen di Serambi Botani, Botani Square, Bogor (Skripsi). Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Aprilia, L. (2018). Pengaruh pendapatan jumlah anggota keluarga dan pendidikan terhadap pola konsumsi rumah tangga miskin dalam perspektif ekonomi Islam (Skripsi). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Arimurti, N. H., Sularso, K. E., & Hartati, A. (2021). Kesediaan membayar (Willingness To Pay) beras organik di Kabupaten Banyumas dan faktor yang mempengaruhinya. Forum Agribisnis (Agribusiness Forum), 11(1), 75-89.

Asih, E. P. (2014). Seri Buku Saku - 4: Paham JKN Jaminan Kesehatan Nasional [Internet]. Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung Kantor Perwakilan Indonesia. Available from: http://perpustakaan.bappenas.go.id

Azhar, K. A., & Iqbal, N. (2018). Effectiveness of Google Classroom: Teachers’ perceptions. Prizren Social Science Journal.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2013). Panduan layanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Jakarta: Humas BPJS.

Boekoesoe, Y., Imran, S., & Biya, F. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan rumah tangga buruh nelayan di Desa Dudepo Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. AGRINESIA, 8(2).

Dika, G., & Aga Nemie, E. B. (2019). Household’s willingness to pay for improved solid waste management in Gulelle Sub City, Addis Ababa. Energy and Environmental Engineering, 6(1), 1-7.

Dong, S. X., & Manning, C. (2017). Labour-market developments at a time of heightened uncertainty. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 53(1), 1-25.

Fajria, F., Dyah, E., & Djeimy, K. (2020). Analisis kesediaan membayar (Willingness To Pay) konsumen terhadap sayuran organik di pasar modern Purwokerto dan faktor yang memengaruhi. SEPA, 17(1), 40-48.

Fauziyah, S. H., Herlambang, Y. T., & Mukhtar, T. (2024). Peran guru di masa depan: Telaah kritis dalam perspektif pedagogik futuristik. Jurnal Tarbiyah, 31(1), 1-16.

Ghozali, I. (2012). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Yogyakarta: Universitas Diponegoro.

Gidey, K., Demoz, G. T., Niriayo, Y. L., & Mamo, A. (2019). Medication belief and adherence among patients with epilepsy. Behavioral Neurology, 2019, 2806341.

Grossman, M. (2000). Handbook of health economics: Chapter 7 - The human capital model (Volume 1, Part A), 347-408.

Hamdi, M. N. B. (2021). Analisis perilaku pembelian kesediaan membayar (Willingness To Pay) sayuran organik di Kota Medan. Retrieved from http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/30757

Handayani, S. S., Rahma, T. I. F., & Nasution, J. (2023). Pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan nasabah BPJS Kesehatan di Puskesmas Ujung Kubu Kabupaten Batu Bara. Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA), 4(1), 1206-1222.

Hanley, N., & Splash, C. L. (1993). Cost benefit analysis and environment. England: Edward Elgar Publishing Limited.

Hardika, C. P., & Purwanti, E. Y. (2020). Analisis willingness to pay terhadap iuran BPJS Kesehatan pada pekerja sektor informal di Kota Semarang. Diponegoro Journal of Economics, 9(3), 131-143.

Hasbullah. (1999). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia (Cet. Ke-3). Rajagrafindo Persada.

Herawati, F., Chrisnahutama, A., & Franzone, R. (2020). Universal health coverage: Tracking Indonesia’s progress. Perkumpulan PRAKARSA: Jakarta. Retrieved from https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs//unduh/index/5

Husaini, M., Artiningsih, D. W., & Zamilah, E. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dan persepsi konsumen tentang kualitas dan manfaat beras organik di Kota Barabai. Program Studi Manajemen, 61201, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari.

Karim, H. (2002). Panduan kesehatan olahraga bagi petugas kesehatan. Tim Departemen Kesehatan.

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia. (2012). Ikrar, indeks kesejahteraan rakyat. Jakarta: Kemenkokesra.

Kristyanto, V. S., & Kaluge, D. (2018). Peningkatan inklusivitas ekonomi melalui pembiayaan investasi modal manusia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 11(2), 182-189. https://doi.org/10.24843/JEKT.2018.v11.i02.p04

Mankiw, N. G. (2014). Pengantar ekonomi mikro. Jakarta: Salemba Empat.

Mantra, I. B. (2003). Demografi umum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mubarok, Z., & Amrizal. (2024). Analisis iuran dan kamar rawat inap standar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dalam perspektif Maqashid Syariah. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(7), 5649-5665. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i7.3234

Pebrianti, Y., Purnamasari, K., Detmuliati, A., Putra, A. M., Kamilah, S., Khansa, S. I. A., & Putri, S. A. (2023). Analisis kesediaan membayar (Willingness To Pay) tiket agrowisata Tekno 44 Desa Gelebak dalam Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. FRST Journal, 1(3), 178-189.

Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 No. 29. (2013). Jakarta.

Pertiwi, T. A., Noechdijati, D. E., & Dharmawan, B. (2022). Willingness To Pay visitors in development efforts agrowisata "Sweetberry" in Cianjur District. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 6(2), 500-518.

Purwanda, E., Manopo, W. L. M., & Sofyan, H. (2021). Identifikasi berkurangnya minat masyarakat menjadi peserta JKN (BPJS). Frima Prosiding (Festival Riset Ilmiah Manajemen & Akuntansi), 4, 315-320.

Purwanto, A., & Taftazani, B. M. (2018). Pengaruh jumlah tanggungan terhadap tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga pekerja K3L Universitas Padjajaran. Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(2). Retrieved from https://jurnal.unpad.ac.id

Rahyuda, M. (2004). Metodologi penelitian. Denpasar: Fakultas Ekonomi Universitas Udayana.

Refdinal. (2006). Tingkah laku sakit pasien dalam proses perawatan di rumah sakit. Skripsi Fisip UA.

Restiatun. (2014). Identifikasi sektor unggulan dan ketimpangan antar kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 10(1), 77-98.

Saputro, C. R. A., & Fathiyah, F. (2022). Universal health coverage: Internalisasi norma di Indonesia. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional (JJKN), 2(2), 204-216.

Saraswati, B. D. (2018). Pengaruh krisis ekonomi terhadap fungsi konsumsi rumah tangga di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 11(1), 137-144.

Sarina, N., Amelia, A. R., & Hamzah, W. (2023). Analisis rujukan penyakit non spesialistik ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut pada puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 4(2), 84-98. https://doi.org/10.52103/jahr.v4i2.1557

Simonson, I., & Drolet, A. (2017). Anchoring effects on consumers’ willingness to pay and willingness to accept. Research Paper Series No. 1787, Stanford Graduate School of Business. http://papers.ssrn.com, 138.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Sukirno, S. (2011). Makro ekonomi: Teori pengantar (Edisi 3). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sumadi, A. F., Mardiyoko, I., & Pratama, Y. Y. (2022). The differences in the satisfaction level of JKN patients and general patients toward the quality of health services in the inpatient unit: A literature review. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 8(1), 86-97.

Suprajitno. (2003). Asuhan keperawatan keluarga: Aplikasi dan praktik. Jakarta: EGC.

Suyana Utama, M. (2016). Aplikasi analisis kuantitatif. Denpasar: Sastra Utama.

Thrisnady, R. B. (2022). Kesediaan untuk membayar produk akrilik pada konsumen letterpress. PERFORMA: Jurnal Manajemen dan Start-Up Bisnis, 7(3).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (2004). Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4456. Jakarta.

Usman, C., & Kara, M. (2016). Analisis pengelolaan BPJS Kesehatan dalam perspektif ekonomi Islam (Studi kasus BPJS Kesehatan Makasar). Jurnal.

Utaminingsih, N. L. A., & Suwendra, I. W. (2022). Pengaruh pendapatan dan jumlah anggota keluarga terhadap kesejahteraan keluarga di Kelurahan Karangasem. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(2), 256-263.

Utomo, D. P., Ali, M., & Apriati, R. (2020). Pengaruh kehidupan sosial dan ekonomi keluarga terhadap pernikahan dini pada tahun 2020. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan, 4(2).

Wanti, D. I. (2023). Pengaruh kepemilikan asuransi kesehatan pada kelompok miskin terhadap utilisasi pelayanan kesehatan di Indonesia: Sebuah studi retrospektif. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 8(2), Article 5. https://doi.org/10.7454/eki.v8i2.7273

Widada, W., & Erny, H. (2017). Pengaruh pendekatan saintifik pada pembelajaran matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Kepahiang. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 2(1), 1-22.

Widyaningsih, A. (2013). Hukum pajak dan perpajakan. Bandung: Alfabeta.

Wiratri, A. (2018). Menilik ulang arti keluarga pada masyarakat Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 13(1), 15-26.

Wirawan, N. (2002). Cara mudah memahami statistik 2 (Edisi Kedua). Denpasar: Keraras Emas.

World Health Organization (WHO). (2010). World health report 2010: Health systems financing the path to universal coverage. Geneva: WHO.

Yandrizal, A., & Febriawati, F. (2019). Puskesmas dan jaminan kesehatan nasional. Yogyakarta: Penerbit Deepublish Publisher.

Yani, N. P. W., & Indrajaya, I. G. B. (2018). Analisis beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan kepala rumah tangga miskin di Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. E-Jurnal EP Unud, 7(3), 381-415.

Yuni, M. (2016). Analisis tingkat kesediaan membayar masyarakat terhadap kebersihan di Kecamatan Tampan Pekanbaru. Jurnal Unri, 1(1).

Zhao, J., & Kling, C. L. (2004). Willingness-to-pay, compensating variation, and the cost of commitment. Staff General Research Papers 1875, Department of Economics, Iowa State University.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Ni Putu Ovi Wikayanti, & Ida Bagus Putu Purbadharmaja. (2025). Pengaruh Pendidikan, Jenis Pekerjaan, Pendapatan, dan Jumlah Anggota Keluarga Terhadap Kesediaan Membayar Iuran BPJS Kesehatan di Kabupaten Badung. EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 13(1), 882–903. https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i1.5577

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.