Pengaruh Pendapatan Nelayan terhadap Peningkatan Ekonomi di Kelurahan Sapolohe Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba

Authors

  • Elisa Nurman Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Alamsjah Alamsjah Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Firman Syah Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30640/jumma45.v5i2.8138

Keywords:

Community economy, Fishermen’s income, Fishing community, Side businesses, Simple linear regression

Abstract

This study analyzes the effect of fishermen’s income on community economic improvement in Sapolohe Village, Bonto Bahari Sub-District, Bulukumba Regency. Seasonal and weather factors, together with limited fishing equipment, cause income instability that affects fishermen’s ability to meet family economic needs. A descriptive quantitative approach involved 75 fishermen selected using the Slovin formula with a 10% margin of error. Data were collected through observation, interviews, and five-point Likert-scale questionnaires. Analysis used simple linear regression with SPSS, including validity and reliability tests, t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results show that fishermen’s income positively and significantly affects community economic improvement, with a t-value of 4.570 exceeding the critical value of 1.993 and p < 0.001. The regression equation is Y = 9.743 + 0.385X. The R² value of 22.2% indicates the contribution of fishermen’s income to community economic improvement, while the remaining 77.8% is attributable to other factors not examined. These findings indicate that increasing income from fishing activities and side businesses plays an important role in meeting daily needs, increasing savings, and developing micro-business capital within the fishing community of Sapolohe Village.

 

References

Anam, M. K., & Mas’ud, F. (2025). Pengaruh pendapatan nelayan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 25(1). https://doi.org/10.30742/jisa25120254457

Basstian. (2012). Pendapatan nelayan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Dahen, L. D. (n.d.). Pendapatan nelayan pemilik payang di Koto Tengah Kota Padang.

Fitriana, S., & Musyarofah, S. (2024). Analisis pengakuan pendapatan dan pengukuran.

Halim, D. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan masyarakat nelayan pantai di Kabupaten Bantul.

Haqiqi, F., & Subroto, B. (2021). Pendapatan dan pola konsumsi rumah tangga terhadap kesejahteraan keluarga.

Indrianto, N., & Supomo, B. (2012). Metodologi penelitian bisnis.

Jamal, B. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan.

Khotimah, K. K., Heryati, Y., & Rusli. (2025). Pengaruh pendapatan nelayan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Babana Kecamatan Budong-Budong Kabupaten Mamuju Tengah. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(4), 550–557. https://doi.org/10.57178/paradoks.v8i4.1861

Kusnadi. (2013). Nelayan dan dinamika pembangunan pesisir.

Malik, A., Mamuki, E., Mohamad, A. K., Antu, Y. R., & Erlansyah. (2025). Pengaruh pendapatan nelayan terhadap peningkatan ekonomi di Desa Dudewulo Kecamatan Popayato Barat Kabupaten Pohuwato. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 10(4), 360–366. https://doi.org/10.33772/jsep.v10i4.295

Mankiw, N. G. (2013). Macroeconomics.

Marliani, Panigoro, M., Sudirman, Bumulo, F., & Ardiansyah. (2025). Pengaruh pendapatan nelayan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Desa Tamit Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Journal of Economic and Business Education, 3(2), 308–318. https://doi.org/10.37479/jebe.v3i2.29628

Mulyadi. (2014). Pengelolaan sumber daya wilayah pesisir dan laut dalam perspektif pembangunan berkelanjutan.

Nurfadhilah, T. (2016). Peranan masyarakat nelayan terhadap peningkatan ekonomi di Desa Kenje Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar.

Pakaya, P. (2025). Dampak variabilitas musim terhadap pendapatan nelayan.

Pakaya, P. (2025). Pengaruh volume hasil tangkapan terhadap pendapatan dan kesejahteraan nelayan.

Reksoprayitno. (n.d.). Ekonomi: Pendapatan dan penerimaan masyarakat.

Saifuddin. (2012). Teknik analisis kuantitatif untuk penelitian sosial.

Saputra, H. (2013). Pendapatan petani dan pengelolaan usahatani.

Sari, M., & Dewi, L. (2021). Pendapatan nelayan dan kesejahteraan keluarga pesisir.

Sarwono. (2016). Statistik untuk penelitian.

Soekartiwi. (n.d.). Pendapatan dan perilaku konsumsi masyarakat.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.

Syahma, A. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan tangkap di Desa Galesong Kota Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. https://eprints.unm.ac.id/4273/

Tahir, M. I., Popoi, I., Bumulo, F., Mahmud, M., & Maruwae, A. (2023). Pengaruh pendapatan nelayan terhadap kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Tenda Kota Gorontalo.

Taufik. (2025). Kemiskinan struktural nelayan kecil di Indonesia. [Nama penulis lainnya perlu dilengkapi.]

Tilohe, S. R., Yantu, I., Panigoro, M., Bumulo, F., & Ardiansyah. (2023). Pengaruh pendapatan masyarakat nelayan terhadap peningkatan ekonomi di Desa Batu Hijau Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 5158–5169. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4114

Widiasanti. (2016). Pendapatan usahatani dan pengeluaran usaha.

Winardi. (2014). Pendapatan bersih dan pengelolaan usaha.

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Elisa Nurman, Alamsjah Alamsjah, & Firman Syah. (2026). Pengaruh Pendapatan Nelayan terhadap Peningkatan Ekonomi di Kelurahan Sapolohe Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Jurnal Mahasiswa Manajemen Dan Akuntansi, 5(2), 421–431. https://doi.org/10.30640/jumma45.v5i2.8138

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.