Optimalisasi Kader Posyandu dalam Peningkatan Efektivitas Program GASING melalui Variasi Camilan Sehat Balita Berbasis Pangan Lokal

Authors

  • Fauziah Hanum Nur Adriyani Universitas Harapan Bangsa
  • Linda Yanti Universitas Harapan Bangsa
  • Surtiningsih Surtiningsih Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i1.6397

Keywords:

GASING Program, Healthy Snacks, Posyandu Cadres, Protein, Stunting

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Banyumas Regency, Indonesia, with a prevalence of 11.35%. Limited consumption of animal protein and low diversity of complementary foods are key contributing factors. This community service program aimed to optimize the role of Posyandu cadres in supporting the GASING (Anti-Stunting Movement) program through training on healthy snack variations for toddlers based on local animal protein sources. A participatory approach was employed involving 81 Posyandu cadres and 5 village midwives in the working area of Sokaraja I Health Center. The activities included coordination, development of nutrition education modules, interactive training and hands-on practice in preparing five types of healthy snacks, and evaluation of knowledge and skills. The results showed a 35% increase in cadres’ nutrition knowledge scores and 90% of participants were able to independently prepare at least three types of healthy snacks. The program produced a nutrition education module, visual posters, and initial drafts for scientific publication and intellectual property registration. These findings indicate that local food-based training effectively enhances cadre capacity and supports sustainable community-based stunting prevention.

References

Adriyani, F. H. N., Surtiningsih, & Rahayu, T. (2021). Upaya Peningkatan Nafsu Makan Balita Dengan Terapi Pijat Balita Sehat Di Wilayah Puskesmas Wanadadi.

Anggraeni, L., Yuria, M., Maryuni, M., & Gustina, I. (2022). Penyebab Langsung Dan Penyebab Tidak Langsung Terjadinya Stunting Pada Anak Balita. Ji-Kes (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 140–146. Https://Doi.Org/10.33006/Ji-Kes.V5i2.358

Anwar, S., Winarti, E., & Sunardi. (2022). Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab Dan Dampak Stunting Pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 88. Https://Doi.Org/10.32831/Jik.V11i1.445

Arifin, Z., Wulandari, E., & Sari, D. (2023). Analisis Kandungan Gizi Ikan Lele Sebagai Bahan Makanan Tambahan Anak Balita. Jurnal Pangan dan Gizi, 12(1), 55–61

Desna Rosella. (2023). Uji Tingkat Kesukaan Nugget Ikan Kembung Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor Sebagai Makanan Alternatif Tinggi Zat Besi. Http://Repository.Pkr.Ac.Id/4033/1/Cover.Pdf

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas Tahun 2023. Banyumas: Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan. (2024). Laporan Prevalensi Stunting Nasional 2024. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Faizaturrahmi, E. (2023). Penyuluhan Dan Demonstrasi Pmba Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Dusun Proa Desa Kebon Ayu Lombok Barat. 5(1).

Faizaturrahmi, E., Siswari, B. D., Wirastri, D., & Fitria, N. (2023). Penyuluhan Dan Demonstrasi Pmba Sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Dusun Proa Desa Kebon Ayu Lombok Barat. 5(1).

FAO (2020). The State of World Fisheries and Aquaculture 2020: Sustainability in action

Food and Agriculture Organization (FAO). (2021). Local Food-Based Approaches for Sustainable Nutrition Improvement. Rome: FAO Publications.

Gopalakrishnan, L. et al. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.

Hidayati, R., Kusumawati, E., & Sari, D. (2023). “Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Edukasi Gizi Berbasis Praktik.” Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), 115–122.

Kemenkes. (2023). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Berbahan Pangan Lokal Untuk Balita Dan Ibu Hamil. Https://Kesmas.Kemkes.Go.Id/Assets/Uploads/Contents/Others/20230516_Juknis_Tatalaksana_Gizi_V18.Pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI.

Musyaddad A, Ramadhani A, Pratama MA, Juliyanto, Safitri I, Fitri N. 2019. Produksi Abon Ikan Lele sebagai Alternatif Usaha untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Pelutan. AJIE : Asian Journal of Innovation and Entepreneurship.

Notoatmodjo, S. (2022). Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur Adriyani, F. H., Hikmanti, A., & Sugiharti, R. K. (2022). Pemenuhan Pangan Lokal Sebagai Kebutuhan Gizi Bayi Dan Balita Umur 6 -24 Bulan Di Kabupaten Banyumas. Jurnal Pengabdian Masyarakat - Pimas, 1(1), 29–37. Https://Doi.Org/10.35960/Pimas.V1i1.729

Sari, EM, Juffrie M, Nurani N, Sitaresmi. 2016. Asupan Protein, Kalsium dan Fosfor pada Anak Stunting dan Non Stunting usia 24-59 bulan. Jurnal Gizi Klinik. Volume 12 No 4. 153-161

Sari, N., Rahmawati, Y., & Hidayat, T. (2021). Pengembangan Nugget Ikan Lele Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 13(2), 89–97

United Nations Development Programme (UNDP). (2022). Triple Helix Collaboration in Community Empowerment Projects. New York: UNDP.

Wahyuni, S. (2023). Efektivitas Pemberian Makanan Olahan Daun Kelor terhadap Nafsu Makan Anak Balita. Jurnal Gizi dan Pangan Lokal, 5(2), 88–94.

World Health Organization (WHO). (2023). Community-Based Nutrition Programs and Behavior Change Strategies. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Fauziah Hanum Nur Adriyani, Linda Yanti, & Surtiningsih Surtiningsih. (2026). Optimalisasi Kader Posyandu dalam Peningkatan Efektivitas Program GASING melalui Variasi Camilan Sehat Balita Berbasis Pangan Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 829–838. https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i1.6397

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.