Pengaruh Persepsi Manfaat dan Keamanan terhadap Minat Menggunakan QRIS dengan Kepercayaan sebagai Mediasi pada Mahasiswa UPR

Authors

  • Nova Lianti Universitas Palangka Raya
  • Vivy Kristinae Universitas Palangka Raya
  • John Budiman Bancin Universitas Palangka Raya
  • Peridawaty Peridawaty Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.30640/jmcbus.v4i2.6510

Keywords:

digital payment, perceived security,  perceived usefulness, QRIS  adoption,  trust

Abstract

This study examines the influence of perceived usefulness and perceived security on the intention to use QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), with trust as a mediating variable, among students at Pujasera Universitas Palangka Raya. Despite the availability of QRIS infrastructure on campus, adoption among students remains suboptimal, as some still prefer cash transactions. Grounded in the Technology Acceptance Model (TAM), this study extends the model by incorporating trust and security as key determinants of digital payment adoption. A quantitative explanatory approach was employed, with data collected from 100 students through a structured questionnaire distributed both online and offline. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) via SmartPLS 4. The results indicate that perceived usefulness has a positive but non-significant direct effect on intention to use QRIS, while perceived security has a positive and significant direct effect on both trust and intention to use QRIS. Trust is also proven to have a positive and significant effect on intention to use QRIS. Furthermore, trust partially mediates the relationship between perceived usefulness and intention to use QRIS, as well as between perceived security and intention to use QRIS. These findings suggest that trust and security are the primary drivers of students' intention to use QRIS, implying that digital payment service providers and campus authorities should prioritize strengthening security systems and building user trust to accelerate QRIS adoption in the university environment. 

References

Abdillah, W., & Hartono, J. (2015). Partial least square (PLS): Alternatif structural equation modeling (SEM) dalam penelitian bisnis. Andi Offset. https://jurnalilmiah.org/journal/index.php/potensial/article/download/547/372

Amaanullah, M. R., & Kussudyarsana. (2025). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi keamanan terhadap minat menggunakan QRIS pada pedagang pasar. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 26(1), 45–58.

Anggraini, M. S., Anggraeni, E., & Nurhayati, N. (2024). Pengaruh Persepsi Kepercayaan dan Persepsi Keamanan Terhadap Pelaku Usaha Pada Penggunaan QRIS Sebagai Alat Pembayaran Digital Dalam Persepektif Bisnis Syariah:(Studi Pada UMKM di Bandar Lampung). Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 3(3), 160-174.

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. (2025). Statistik transaksi QRIS Kuartal I 2025. Jakarta: ASPI. https://www.aspi.or.id

Atmaja, Y. S., & Paulus, D. H. (2022). Partisipasi Bank Indonesia dalam pengaturan digitalisasi sistem pembayaran Indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 51(3), 271–286. https://doi.org/10.14710/mmh.51.3.2022.271-286

Bank Indonesia. (2020). QRIS: Quick Response Code Indonesian Standard. Jakarta: Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/sistem-pembayaran/informasi-perizinan/penyelenggara-sp/Documents/BukuStandarQRIS.pdf

Bank Indonesia. (2025). Statistik sistem pembayaran dan infrastruktur pasar keuangan Kuartal I 2025. Jakarta: Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/statistik/sistem-pembayaran

Buluati, R., Karundeng, D. R., & Suyanto, M. A. (2023). Pengaruh Kemudahan, Keamanan Dan Kepercayaan Bertransaksi Terhadap Minat Menggunakan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) Pada Pelaku UMKM Di Kabupaten Boalemo. Wahana, 75(2), 33-47.

Busari, S., & Noor, I. (2021). Analisis perkembangan transaksi non-tunai dan digitalisasi pembayaran di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(1), 1–15.

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson Education.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Febriyani, D., & Gunarsih, T. (2023). Apakah trust memediasi pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap minat penggunaan QRIS? Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 33(2), 124–136. https://doi.org/10.32477/jkb.v33i2.1180

Gefen, D., Karahanna, E., & Straub, D. W. (2003). Trust and TAM in online shopping: An integrated model. MIS Quarterly, 27(1), 51–90.

Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2022). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24. https://doi.org/10.1108/EBR-11-2018-0203

Handayani, T., & Anggrainie, W. (2024). Pengaruh keamanan terhadap minat penggunaan layanan keuangan digital dengan kepercayaan sebagai variabel intervening. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 13(1), 88–102.

Kim, G., Shin, B., & Lee, H. G. (2008). Understanding dynamics between initial trust and usage intentions of mobile banking. Information Systems Journal, 19(3), 283–311. https://doi.org/10.1111/j.1365-2575.2007.00269.x

Konten Kalteng. (2024). Bank Indonesia Kalteng catat 158.180 pengguna baru QRIS pada 2023. Konten Kalteng. https://kontenkalteng.id

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

McKnight, D. H., Choudhury, V., & Kacmar, C. (2002). Developing and validating trust measures for e-commerce: An integrative typology. Information Systems Research, 13(3), 334–359. https://doi.org/10.1287/isre.13.3.334.81

Mulyati, S. (2023). Pengaruh manfaat, kemudahan, dan risiko terhadap minat menggunakan QRIS dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi pada UMKM. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 11(2), 112–125. https://ejurnal.stieipwija.ac.id/index.php/jmk

Naibaho, E. S., & Siregar, H. A. (2025). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan terhadap minat penggunaan QRIS pada generasi milenial. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 27(1), 35–48.

Nasih, A. M. N., Gati, V., & Rahayu, S. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, persepsi kepercayaan, persepsi risiko dan persepsi hambatan terhadap minat menggunakan QRIS yang dimediasi oleh sikap terhadap QRIS. Jurnal Akuntansi AKUNESA, 12(3), 302–316.

Ningsih, H. A., Sasmita, E. M., & Sari, B. (2021). Pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko terhadap keputusan menggunakan uang elektronik (QRIS) pada mahasiswa. Ikraith-Ekonomika, 4(1), 1–9.

Nurfiitriani, A. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan terhadap intensi penggunaan QRIS pada mahasiswa. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 24(2), 117–128.

Pavlou, P. A. (2003). Consumer acceptance of electronic commerce: Integrating trust and risk with the technology acceptance model. International Journal of Electronic Commerce, 7(3), 101–134.

Pratama, A. R., & Anas, M. (2024). Integrasi kepercayaan dan keamanan dalam model penerimaan teknologi pembayaran digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 3(1), 22–35.

Pulungan, F. J. R., Wathan, H., Zuhirsyan, M., & Marpaung, M. (2025). Implementasi maqashid syariah terhadap penggunaan QRIS dalam transaksi elektronik: Tantangan keamanan dan perlindungan konsumen. Jurnal Bilal, 3(2), 45–60.

Putri, P. A., Taufiqurrahman, & Noviasari, H. (2024). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan melalui kepercayaan terhadap keputusan penggunaan QRIS pada mahasiswa generasi Z di Kota Pekanbaru. Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, 296.

Rahmawati, D., & Arfiansyah, M. A. (2024). Pengaruh persepsi keamanan, kepercayaan, dan persepsi risiko terhadap minat penggunaan QRIS. Jurnal Ilmu Manajemen, 12(3), 214–226.

Safitri, A., Fauziyah, A., & Usman, O. (2025). The effect of QRIS security and ease on transaction decisions through user trust among Jakarta State University students. International Conference on Digital Business Innovation and Technology Management (ICONBIT), 1(2).

Sebayang, N. I. T. B. (2023). Pengaruh persepsi kepercayaan dan persepsi keamanan terhadap minat penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital UMKM halal Kota Medan. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 6(2), 491–502. https://journal.uir.ac.id/index.php/tabarru/article/view/14590

Siregar, N. M., Wisna, N., & Asniar. (2025). Kebijakan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 dan implementasi QRIS: Kolaborasi antar penyelenggara jasa pembayaran. Edunomika, 9(1), 1–12.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the Technology Acceptance Model: Four longitudinal field studies. Management Science, 46(2), 186–204. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Nova Lianti, Vivy Kristinae, John Budiman Bancin, & Peridawaty Peridawaty. (2026). Pengaruh Persepsi Manfaat dan Keamanan terhadap Minat Menggunakan QRIS dengan Kepercayaan sebagai Mediasi pada Mahasiswa UPR. Journal of Management and Creative Business, 4(2), 247–266. https://doi.org/10.30640/jmcbus.v4i2.6510