Pengaruh Belanja Modal, Dana Perimbangan, dan Tingkat Kemandirian Daerah Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Batam
DOI:
https://doi.org/10.30640/jmcbus.v4i2.6179Keywords:
Budget Management, Capital Expenditure, Financial Independence, Financial Performance, Intergovernmental TransfersAbstract
This study aims to analyze the effect of capital expenditure, intergovernmental transfers, and the level of regional financial independence on the financial performance of the Batam City Government during the 2022–2024 fiscal years. The research adopts a quantitative approach using secondary data derived from Budget Realization Reports, which are analyzed through multiple linear regression methods. The findings reveal that, partially, capital expenditure and intergovernmental transfers have a significant effect on regional financial performance. In contrast, the level of regional financial independence does not show a significant partial effect. However, when examined simultaneously, all three variables significantly influence financial performance. The statistical results indicate a significance value of 0.021 and a coefficient of determination of 0.683. This suggests that 68.3% of the variation in regional financial performance can be explained by the combined influence of capital expenditure, intergovernmental transfers, and regional financial independence. Overall, the results highlight that regional financial performance is closely related to the effectiveness of budget management and the degree of fiscal independence achieved by the local government.
References
Ayuningtyas, R., Nuha, G. A., & Zulkarnaeni, A. S. (2025). Determinants of regional financial independence: A study of local taxes, balancing funds, and capital expenditure in East Java (2020–2023). Vol. 18(1). https://doi.org/10.35448/jrat.v18i1.31712
Azis, R. F., & Husna, N. (2021). Analisis derajat desentralisasi fiskal dan kemandirian daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Pesisir Barat tahun anggaran 2018–2020. 9(3), 241–256.
Devinci Antasena, Y. C., & Silawati, D. (2023). Efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Nian Tana Sikka: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(3), 51–70. https://doi.org/10.59603/niantanasikka.v1i3.49
Badan Kebijakan Fiskal. (2021). Two decades of fiscal decentralization implementation in Indonesia (U. S. H. & D. Puspita, Eds.). https://fiskal.kemenkeu.go.id/files/buku/file/1670915701_2_dekade_desentralisasi_fiskal_letter_-_eng.pdf
Haga, R., Nugroho, S., Bancin, J. B., & Christmas, A. F. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, terhadap belanja pemerintah dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak, 1(4), 127–141. https://ejournal.areai.or.id/index.php/JIEAP/article/view/633/1015
Kanaiya, I. P. C., & Mustanda, I. K. (2020). Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus berpengaruh terhadap belanja modal pemerintah Provinsi Bali 2014–2018. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 9(3), 1109.
Miar, Zakiah, W., Giovanni, J., & T, S. C. (2024). Analisis pengaruh desentralisasi fiskal, investasi, dan kinerja keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(1), 72–88.
Okonkwo, O. N., Ojima, D., Richard, O., Echeta, D., & Ejike, D. (2023). Impact of government capital expenditure on the economic growth rate of Nigeria.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. (2010). https://peraturan.bpk.go.id/Details/5095/pp-no-71-tahun-2010
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. (2014). https://peraturan.bpk.go.id/Details/41515/perpres-no-29-tahun-2014
Prastiwi, N. D., & Aji, A. W. (2020). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dana keistimewaan, dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 28(1), 89–105. https://doi.org/10.32477/jkb.v28i1.45
Putri, A. E., Sopiyan, & Nurhasana. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kinerja pemerintah provinsi di Pulau Sumatera. Vol. 1(No.). https://doi.org/10.63822/z2q2pn58
Rihan, S. A. V. (2025). Pengaruh belanja modal, dana perimbangan, tingkat kemandirian, dan tingkat ketergantungan terhadap kinerja keuangan pemerintah kota di Pulau Sumatera.
Said, S., & Bakar, A. (2021). Analisis tingkat kemandirian. Jurnal Kritis, 5(2), 1–20.
Sururi, A. (2025). Analisis rasio keuangan dalam menilai kinerja keuangan pada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi 2020–2023. Jesya, 8(1), 111–122. https://doi.org/10.36778/jesya.v8i1.1792
Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). https://peraturan.bpk.go.id/Details/38685/uu-no-23-tahun-2014
Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah. (2004). https://peraturan.bpk.go.id/Details/40770/uu-no-33-tahun-2004
Wijanarko, F., & Ardieansyah. (2025). Dinamika demografi dan dampaknya terhadap pendapatan asli daerah Kota Batam. Volume 5(N.). https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Yulis, D. Y. M., Kornita, S. E., & Widayatsari, A. (2022). Analisis kemampuan dan kemandirian fiskal di Kabupaten Kuantan Singingi. Menara Ilmu, 16(2), 22–54. https://doi.org/10.31869/mi.v16i2.3787
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Management and Creative Business

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






