Pengembangan Logo Usaha untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Demi Meningkatkan Citra Usaha di Desa Bumi Nabung Selatan

Authors

  • Muhammad Iqbal Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Rizka Reza Tri Agusti Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Safira Aulia Nasifa Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Septiana Nurjanah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Septiha Andara Putri Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Sevy Rachmawati Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Siti Marlinah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Cindy Sihaloho Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • Budi Ariyanto Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

DOI:

https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i1.5868

Keywords:

Business Image, Business Logo, Entrepreneurship, Marketing Strategy, MSMEs

Abstract

Developing a visual identity through a logo is a crucial strategy for enhancing the image and competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the digital era. This study aims to describe the process of assisting MSMEs in South Bumi Nabung Village in logo creation to optimize local economic potential, particularly for cassava and processed food products. The method used was a qualitative field study approach, encompassing in-depth interviews, production observations, and direct assistance in logo design using the Canva application. The mentoring focused on two culinary businesses: Ibu Parmi's banana chips business, established in 1991, and Ibu Windi's tempeh chips business, which only started in 2025. Results showed that prior to the intervention, both partners lacked a visual identity due to limited access to technology and understanding of the importance of branding. Through this program, professional logos that represent the product's value have been developed and implemented on packaging to build consumer trust. However, challenges such as traditional production tools, low digital marketing literacy, and damaged road infrastructure continue to hinder distribution. In conclusion, revitalizing visual identity through professional logos is a strategic investment for enhancing the presence of MSMEs in the global digital market.

References

Ainun, N., Maming, R., & Wahida, A. (2023). Pentingnya peran logo dalam membangun branding pada UMKM. Jesya, 6(1), 674-681. https://doi.org/10.36778/jesya.v6i1.967

Akbar, D. D. (2024). Pengantar ekonomi bisnis. Warna Samudera.

Badan Pusat Statistik. (2025).

Blanchard, O., Amighini, A., & Giavazzi, F. (2021). Makroekonomi (4th ed.). Erlangga.

Ekasari, D. M., Santoso, I., Astuti, R., Septifani, R., & Armanda, T. W. (2021). Manajemen risiko agroindustri: Teori dan aplikasinya. UB Press.

Griffin, R. (2004). Manajemen. Erlangga.

Hermati, N. F., Kurnia, A., & Ramadhan, M. I. (2025). Pendampingan pembuatan desain logo untuk penguatan citra usaha mikro. 2(2), 115-123. https://doi.org/10.62383/aksisosial.v2i2.1723

Kemp, S. (2026). Digital 2026: Indonesia.

Ningtyas, D., & Rivai, I. (2024). Rancang bangun aplikasi pembukuan keuangan UMKM berbasis website (Studi kasus: UMKM Indah Fashion). Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 6(1), 11-19. https://doi.org/10.47233/jteksis.v6i1.1072

Novelita Prissilia, L., Haudiyah Rachmat, S., Nayoan, R. A., & Amelia, A. C. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui strategi branding dan pelatihan digital marketing dalam meningkatkan daya saing di era digital (Studi kasus di Kelurahan Penjaringan Sari Surabaya). BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 5(2), 563-571. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4732

Parmi. (2026). Wawancara pemilik usaha Sale Pisang.

Permadi, R. N., Amarullah, R., Permata Sari, M. A., Kusumaningrum, M., Wahyuni, T., Hidayah, K., Noor, T., & Sartika, D. (2024). Tantangan dan hambatan UMKM dalam melakukan digitalisasi: Studi kasus di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Kulon Progo, & Kota Surabaya Tahun 2024. 10(2). https://doi.org/10.14710/jiip.v10i2.27916

Pratama, Z. A. B., Ismawati, & Fitriyasari, A. (2024). Pengaruh media sosial dan strategi pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya Selatan. Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis, 2(4). https://doi.org/10.61132/manuhara.v2i4.1206

Purwantoro, K., & Kusumaningtyas, D. D. (2023). Kesenjangan brand identity dan image terkait komunikasi perusahaan kepada pengguna. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 2(1), 63-80. https://doi.org/10.51903/jimeb.v2i1.594

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Syah, S. A., Hidayatullah, A. R., & Rizaldi, A. (2025). Pelatihan UMKM dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital: Studi kasus UMKM Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan. Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 56-64. https://doi.org/10.61132/inber.v3i1.719

Windi. (2026). Wawancara pemilik usaha keripik tempe.

Downloads

Published

2026-03-06

How to Cite

Muhammad Iqbal, Rizka Reza Tri Agusti, Safira Aulia Nasifa, Septiana Nurjanah, Septiha Andara Putri, Sevy Rachmawati, … Budi Ariyanto. (2026). Pengembangan Logo Usaha untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Demi Meningkatkan Citra Usaha di Desa Bumi Nabung Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 152–160. https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i1.5868

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.