Evaluasi Program Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Studi Desa Wulublolong Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur

Authors

  • Veronika Noviana Raiina Koten Universitas Nusa Cendana
  • Made N. D. Andayana Universitas Nusa Cendana
  • Delila A. N. Seran Universitas Nusa Cendana
  • Nursalam Nursalam Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i2.5978

Keywords:

BUMDes, CIPP Model, Community Welfare, Evaluation, Village Economy

Abstract

This study aims to evaluate the performance of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in improving community welfare in Wulublolong Village, East Solor District, East Flores Regency. The research applies a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving 11 informants selected using purposive sampling. The analysis employs the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product) developed by Stufflebeam. The findings indicate that the implementation of BUMDes programs has not been optimal. From the context aspect, there are limitations in infrastructure, weak alignment of programs with community needs, and low community participation. From the input aspect, although initial capital is available, managerial capacity, planning, and financial management remain inadequate. From the process aspect, program implementation is not supported by effective supervision and evaluation mechanisms, resulting in the discontinuation of several business units. From the product aspect, BUMDes has not significantly contributed to increasing village income and community welfare, except for the gallon water business which remains sustainable due to its relevance to basic community needs. The study concludes that the main challenges of BUMDes lie in managerial weaknesses, limited human resource capacity, and lack of community involvement. Strengthening institutional capacity, improving management systems, and aligning business programs with local potential are necessary to enhance BUMDes performance and sustainability.

References

Amalia, A., & Syawie, M. (2015). Pembangunan ekonomi desa dan kemandirian masyarakat. Jakarta: Kementerian Sosial RI.

Aprilia. (2009). Evaluasi kebijakan publik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. (2008). Evaluasi program pendidikan: Pedoman teoritis praktis bagi mahasiswa dan praktisi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Bungin, B. (2008). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.

Hartini. (2019). Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hidayah, N., et al. (2019). Pembangunan desa dalam perspektif hukum dan pemerintahan. Yogyakarta: Deepublish.

Maria Rosa. (2016). Pemerintahan desa dan pembangunan masyarakat. Jakarta: Prenadamedia Group.

Maryunani. (2008). Pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Yogyakarta: BPFE.

Minang, et al. (2021). Peran BUMDes dalam meningkatkan ekonomi desa. Jakarta: Kementerian Desa PDTT.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulianingsih. (2022). Pengelolaan BUMDes berbasis potensi lokal. Malang: Literasi Nusantara.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan, dan Pengelolaan, serta Pembubaran BUMDes.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan.

Pulson. (2010). Program evaluation: Theory and practice. New York: McGraw-Hill.

Stufflebeam, D. L. (1985). Systematic evaluation. Boston: Kluwer-Nijhoff Publishing. https://doi.org/10.1007/978-94-009-5656-8

Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. New York: Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-010-0309-4_4

Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. San Francisco: Jossey-Bass.

Subhan. (2022). BUMDes sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi desa. Bandung: Alfabeta.

Sudarmanto. (2009). Kinerja dan pengembangan kompetensi SDM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suriani. (2019). Lembaga desa dan perannya dalam pembangunan. Jakarta: Rajawali Pers.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Yustia. (2021). Evaluasi pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Surabaya: Airlangga University Press.

Downloads

Published

2026-04-02

How to Cite

Veronika Noviana Raiina Koten, Made N. D. Andayana, Delila A. N. Seran, & Nursalam Nursalam. (2026). Evaluasi Program Kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat : Studi Desa Wulublolong Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur. EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 13(2), 306–316. https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i2.5978

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.