TTransformasi Kompetensi Digital Marketing dan Pengolahan Pascapanen Petani

Studi Kasus Sentra Durian Bulukandang Lumbang Pasuruan

Authors

  • Nur Azizah Universitas PGRI Wiranegara
  • Yono Sutrisno Universitas PGRI Wiranegara
  • Nailah Mufidah Universitas PGRI Wiranegara
  • Nurus Sobakh Universitas PGRI Wiranegara

DOI:

https://doi.org/10.30640/digital.v4i2.6494

Keywords:

Digital Marketing, Durian Farmers, Post Harvest Processing, Product Value Addition, Technology Adoption

Abstract

The abundant durian harvests in the Bulukandang Lumbang Durian Production Center have not been matched by optimal efforts to increase product added value. Most farmers still sell fresh durian directly to middlemen, exposing them to significant economic risks due to spoilage and limited market access. This study aims to evaluate changes in farmers’ human resource capacity regarding digital marketing and post-harvest processing. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed through in-depth interviews with groups of farmers who are familiar with digital technology and those who are not. The findings reveal a gap in capabilities between the two groups. Farmers who are familiar with technology have begun utilizing WhatsApp and Facebook as marketing tools, whereas those who do not use technology face barriers related to age, limited access to devices, and inadequate facilities. Both groups agreed that the major challenges in developing processed durian products include insufficient capital, lack of modern equipment, and limited knowledge of packaging techniques. The novelty of this study lies in its comparison of technology adoption between different groups of durian farmers in Bulukandang–Lumbang. The study highlights the importance of regular practical training and production equipment support to reduce post-harvest losses and improve the welfare of local farmers.

References

Abdullah, T., Sari, D. P., & Kurniawan, A. (2021). Pemanfaatan media sosial sebagai saluran pemasaran langsung bagi petani buah lokal. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 4(1), 15–28.

Abidin, Z. (2021). Digitalisasi rantai pasok agribisnis: Strategi memotong rantai distribusi dan eliminasi asimetri harga. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 89–102. https://doi.org/10.29244/jai.v9i2.35421

Adriansyah, M., & Suryani, E. (2023). Transformasi kompetensi sumber daya manusia petani di era ekonomi berbasis pengetahuan. Jurnal Pengembangan SDM, 12(3), 142–155.

Almasri, & Deswimar. (2023). Evaluasi kontinuitas program pendampingan pascatihan pada kelompok tani di tingkat pedesaan. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(1), 45–58.

Ariningsih, E., Saliem, H. P., & Ilham, N. (2021). Strategi stabilitas ekonomi rumah tangga tani hortikultura terintegrasi. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Pertanian, 112–126.

Astuti, R., & Yuliana, L. (2019). Analisis penerapan e-commerce terhadap efisiensi pemasaran hasil pertanian tradisional. Jurnal Ilmiah Agribisnis, 4(2), 77–85.

Bhakti, R. C., Swastika, D., & Yulian, R. (2022). Literasi digital inklusif dan optimalisasi pendapatan rumah tangga tani di Jawa Timur. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 201–214.

Damanik, J. (2020). Technological anxiety pada petani senior: Hambatan psikologis dalam adopsi aplikasi bisnis daring. Jurnal Psikologi Sosial-Ekonomi, 7(1), 33–46.

Daryanto, A., & Sutrisno, H. (2021). Pembentukan kapasitas adaptasi dan penguasaan literasi teknologi masyarakat pedesaan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 22(1), 54–68.

Fharaz, M. A., Utami, S., & Wahyudi, T. (2022). Fleksibilitas distribusi komoditas hortikultura melalui pemasaran media interaktif. Jurnal Manajemen Agribisnis, 10(3), 310–323.

Fitrani, A., & Kartika, D. (2020). Pilar stabilitas ekonomi pedesaan melalui sektor hortikultura buah tropis. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(4), 512–521.

Hardiyanto, T., & Prasetyo, B. (2020). Penguatan kelembagaan lokal dan transfer pengetahuan kognitif petani secara berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(2), 115–129.

Hartono, S., & Susanto, A. (2021). Mitigasi risiko kerugian finansial akibat oversupply pada musim panen raya buah musiman. Jurnal Manajemen Risiko Agribisnis, 3(2), 88–99.

Hidayah, N., & Suprapto, A. (2022). Analisis kesenjangan kompetensi SDM petani tradisional dalam menghadapi era digital. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 15(2), 104–118.

Hidayat, M. R., & Sutanto, A. (2024). Kesiapan mental dan keterampilan riil petani lokal dalam bermigrasi ke ekosistem digital Pasuruan. Jurnal Ekonomi Regional, 11(1), 40–53.

Kurniawan, I., & Santoso, B. (2024). Manajemen pascapanen berbasis nilai tambah pada komoditas tanaman buah tahunan. Jurnal Ilmu Pertanian, 31(1), 12–25.

Kusuma, A., & Hidayat, R. (2024). Hambatan investasi alat produksi modern dan pengemasan produk olahan pada usaha mikro pedesaan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 26(1), 67–80.

Kusuma, T., & Suryadi, D. (2021). Perluasan kapasitas manajerial kewirausahaan kolektif kelompok tani milenial. Jurnal Ekonomi Bisnis, 27(2), 189–202.

Kusumawati, R., Setiawan, B., & Utomo, M. (2023). Karakteristik fisiologis pembusukan pascapanen komoditas buah tropis perishable goods. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(3), 175–186.

Lestari, P., & Wibowo, A. (2022). Analisis komparatif perspektif kendala adaptasi teknologi kelompok tani hulu-hilir. Jurnal Teori dan Terapan Ekonomi, 10(2), 143–157.

Mastini, N. L., Alit, I. B., & Deswimar, N. (2023). Rekonstruksi model intervensi akademis KKN terhadap pola pikir produktif kelompok tani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Terpadu, 5(2), 90–103.

Ningsih, S. R., & Suryanto, T. (2023). Diversifikasi durian menjadi produk olahan turunan bernilai tambah di sentra komoditas daerah. Jurnal Inovasi Pangan, 8(1), 22–35.

Pratama, A. Y., & Yulianto, E. (2023). Karakteristik geografis lereng Gunung Bromo dan signifikansinya terhadap kualitas durian Pasuruan. Jurnal Agroteknologi Regional, 6(1), 14–26.

Rahayu, S., & Pratama, M. R. (2023). Metode eksplorasi fenomena perubahan perilaku ekonomi melalui instrumen wawancara mendalam. Jurnal Metodologi Penelitian, 11(2), 78–91.

Rahmawati, E., & Nugroho, S. (2022). Reduksi hambatan literasi teknik operasional gadget untuk bisnis tani usia lanjut. Jurnal Komunikasi Perdesaan, 6(3), 210–225.

Rahmawati, F., & Prasetyo, T. (2024). Dominasi broker dan lemahnya posisi tawar petani tradisional dalam penentuan harga pasar. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 15(1), 45–59.

Santoso, B., & Hidayat, M. (2020). Tantangan struktur pasar komoditas segar tingkat pedesaan di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Bisnis Lokal, 2(2), 80–92.

Santoso, I., & Lestari, S. (2022). Memotong rantai distribusi pasok pertanian menggunakan platform digital informasi. Jurnal Tata Kelola Agribisnis, 5(1), 10–23.

Santoso, T., & Wibowo, S. (2023). Pengurusan legalitas sertifikasi usaha dan akses jaringan pasar produk olahan UMKM. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 19(2), 134–147.

Sari, D. P. (2022). Analisis perilaku ekonomi dan pola transaksi rumah tangga petani durian di Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan (Skripsi, Universitas PGRI Wiranegara).

Sari, K., & Kurniawan, R. (2024). Pemanfaatan aplikasi WhatsApp Business dan Facebook Group sebagai sarana niaga agribisnis desa. Jurnal Pemasaran Digital, 3(1), 50–63.

Sari, M., & Santoso, I. (2022). Signifikansi pendapatan komoditas hortikultura terhadap ketahanan modal rumah tangga tani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(1), 34–47.

Setiawan, A., & Rahayu, S. (2022). Kehilangan hasil (food loss) pascapanen pada rantai pasok buah segar di tingkat petani. Jurnal Logistik Pertanian, 4(2), 99–111.

Susanto, H., & Utomo, B. (2021). Standardisasi mutu dan aplikasi teknologi penyimpanan suhu rendah pada buah tropis. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 120–133.

Sutanto, R., & Santoso, G. (2022). Proses internalisasi pengetahuan berkelanjutan melalui pendampingan intensif berbasis kelembagaan. Jurnal Edukasi Ekonomi, 10(4), 310–324.

Suyono, T., & Pratomo, S. (2022). Teknik penanganan awal pascapanen buah tradisional untuk memperpanjang umur simpan. Jurnal Agronomi Indonesia, 50(1), 60–73.

Utami, R. (2024). Strategi pemilihan jalur transaksi tercepat oleh produsen pertama guna meminimalkan risiko fisik barang segar. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 24(1), 102–115.

Utami, S. D., & Setiawan, B. (2023). Akses pasar sekunder dan hambatan distribusi komoditas buah musiman di wilayah terpencil. Jurnal Distribusi Logistik, 11(2), 144–157.

Wahyudi, F., & Santoso, A. (2023). Aplikasi teknologi pengemasan frozen durian untuk memperpanjang umur ekonomis komoditas. Jurnal Pengolahan Hasil Pertanian, 18(3), 202–215.

Wahyuni, S., & Hidayat, F. (2023). Jebakan keterisolasian ekonomi pedesaan dan solusi penguatan kapasitas SDM adaptif. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 21(2), 123–137.

Wijaya, K., & Setiawan, T. (2021). Hambatan infrastruktur telekomunikasi serta distribusi sinyal di area lereng pegunungan Pasuruan. Jurnal Komunikasi Universitas Wiranegara, 5(2), 85–98.

Downloads

Published

2026-06-09