Sosialisasi Pentingnya Pendidikan pada Siswa dan Wali Murid Di SDN 2 Tlogoweru

Authors

  • M. Hasan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Riza Rizki Faozan Syakur Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i2.7879

Keywords:

Basic Education, Community Service, Importance Of Education, KKN, Socialization

Abstract

Education is a fundamental pillar in shaping quality human resources, particularly for elementary school children in the golden period of cognitive and character development. However, limited access to continuing education in rural areas often weakens children's motivation to pursue further schooling. This community service activity aimed to enhance the understanding and awareness of sixth-grade students at SDN 2 Tlogoweru regarding the importance of education, through a socialization program organized by the KKN Team of Posko 92, UIN Walisongo Semarang, held on Saturday, August 1, 2026, featuring external speaker Hj. Dian Nafiatul Awaliyah, S.T., M.K.P. The method included counseling sessions, interactive lectures, question-and-answer sessions, and evaluation using a Likert-scale questionnaire completed by 25 participating students. Results showed a highly positive response, with four out of six statement indicators reaching a 100% agreement rate (agree and strongly agree). However, one indicator showed considerable variation, indicating the need for further mentoring on students' learning attitudes and behavior. Parental attendance, reaching only about 50% of the invitation target, was also noted in the program's success evaluation. This activity is expected to serve as a model for sustainable education socialization involving synergy among schools, KKN students, and parents.

References

Aisyah, S., Zakso, A., & Budjang, G. (2015). Analisis faktor lingkungan sosial penyebab anak tidak melanjutkan pendidikan ke SMP di Desa Setalik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 1–12. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/9611

Andale, A., Sidik, S., & Salem, V. E. (2024). Fenomena putus sekolah pada anak keluarga petani di Desa Pusian Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow. COMTE: Journal of Sociology Research and Education, 1(4), 144–149. https://doi.org/10.64924/5xstm256

Badan Pusat Statistik Kabupaten Demak. (2020). Indikator pendidikan Kabupaten Demak tahun 2019: Angka partisipasi murni (APM) dan angka partisipasi kasar (APK) menurut jenjang pendidikan Kabupaten Demak, 2018–2019. Badan Pusat Statistik Kabupaten Demak.

Buchori, M. S. (2019). Upaya meningkatkan motivasi anak-anak dan masyarakat akan pentingnya pendidikan di Dusun Rekesan Gondowangi Wagir Malang. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. http://repository.uin-malang.ac.id/4331/

Fahlevi, F. (2024). Kemendikbudristek: Angka siswa putus sekolah di jenjang SD 55.300 orang. Tribunnews.

Firdaus, J., Fahrurrozi, M., Kherurrzikin, M., Rofiqi, N. B., Hasan, M. Z., Rohmatullah, Muhalisah, Aini, N., Ula, H., Susilawati, R., & Ihtiar, M. (2023). Sosialisasi pentingnya pendidikan di Desa Sembalun Bumbung. Al Madani, 2(1), 38–50. https://doi.org/10.37216/al-madani.v2i1.957

Fitriya, Nurjanah, A., Ardiansyah, D., Arzeti, R., Alfaridzi, R., Violita, S., Arfiza, I., Ningsih, W., Najib, T. I., Anggraini, F., Yanti, F., Dalimunthe, N. P., & Sari, R. P. (2025). Sosialisasi pendidikan untuk meningkatkan peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak di Desa Tanjung Labu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin, 48(2), 39–62.

Institut Keberlanjutan Satya. (2024). Tantangan putus sekolah (school dropout) di Indonesia dan langkah menuju pencapaian SDG 4.

Kusuma, I. L., Dewi, M. W., & Hastuti, E. K. (2020). Sosialisasi pentingnya pendidikan tinggi bagi lulusan SMU sederajat (SMAN 2 Karanganyar). Jurnal BUDIMAS, 1(2), 1–10.

Lestari, A. A. B., Kurniawan, F., & Ardi, R. B. (2020). Penyebab tingginya angka anak putus sekolah jenjang sekolah dasar (SD). Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(2), 299–308.

Mahuda, I., Layli, D. A., Alfianti, R., Abizar, M. A., & F, N. A. (2022). Penanaman kesadaran pentingnya pendidikan dan motivasi belajar sebagai upaya pencegahan putus sekolah bagi siswa SDN Lemah Abang. Jubaedah: Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah, 2(2), 144–151.

Putra, C. A., Sulaicha, S., Saputra, F. L., Ramadhani, S. P., Ramadhani, S. E., & Kamala, W. F. (2024). Penerapan program sosialisasi pendidikan karakter di SDN Musir Kidul. Aksi Nyata: Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan, 1(3), 28–41. https://doi.org/10.62383/aksinyata.v1i3.264

Quraisy, H., & Arifin, J. (2016). Kemiskinan dan putus sekolah. Equilibrium: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 4, 1–10.

Rahmadian, A., Barokah, D. J. L., Akmala, F. S. F., Hidayah, L., Herdanty, R. S., Prawadya, R. A. G., Lestari, R. M. A., Praresanti, S. N., Illahi, V. R., Tambunan, V., & T. B. (2026). Kuliah kerja nyata: Sosialisasi pentingnya lanjut pendidikan di SMP 10 Nopember Binangun Kabupaten Cilacap sebagai upaya mengurangi siswa/i putus sekolah. Tolis Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 7–12.

Rahmawati, Y., & Hakim, L. (2015). Pengaruh kondisi ekonomi orang tua, lingkungan sekolah, dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan pendidikan tinggi. [Nama jurnal tidak tersedia], 1–9.

Septyantini, P. V., Andriani, I. G. A. A., & Ratnadewi, N. N. E. (2025). Meningkatkan kualitas SDM melalui sosialisasi pentingnya pendidikan dan literasi di Dusun Montong Lisung. Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 24–32. https://doi.org/10.63577/gjpm.v1i1.43

Sindy, P., Lara, L., Riani, F., Darma, W. D., Natali, R., Agustiana, J., Lorenza, L. S., Viola, D. D., Angelina, N., Wahyuni, M., Yohana, R., Selti, S., Cristy, N., Sayori, S. Y., Maling, A., Amiano, E. B., Ujang, S. W., & Haloho, O. (2024). Membangun generasi cerdas melalui sosialisasi pentingnya pendidikan di Kelurahan Tumbang Talaken. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 407–412. https://doi.org/10.54082/ijpm.621

Soetrisnaadisendjaja, D., & Sari, N. (2019). Fenomena anak putus sekolah di kawasan industri Kota Cilegon. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 5(2), 89. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v5i2.7383

Sudiyono, F. (2010). Karakteristik orang tua pada siswa lulusan SD yang tidak melanjutkan ke SMP di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember. Universitas Negeri Surabaya.

Tampubolon, R. C. (2020). Participatory Action Research (PAR). LBH Jakarta.

Thoharudin, M., Suryanti, Y., & Sore, A. D. (2019). Sosialisasi pentingnya pendidikan lebih tinggi di Desa Sungai Mali Kecamatan Ketungau Hilir. Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.31932/jpmk.v2i1.423

Zebua, N. (2024). Eksplorasi persepsi tentang pendidikan dan fenomena putus sekolah pada masyarakat transisi di Kepulauan Nias. Proceedings Series of Educational Studies, 313–317.

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

M. Hasan, & Riza Rizki Faozan Syakur. (2026). Sosialisasi Pentingnya Pendidikan pada Siswa dan Wali Murid Di SDN 2 Tlogoweru. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 53–67. https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i2.7879

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.