Peran Mahasiswa KKN dalam Edukasi dan Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus di Timbang Jaya
DOI:
https://doi.org/10.30640/abdimas45.v4i2.5201Keywords:
Children With Special Needs, Community Empowerment, Inclusive Education, KKN, MentoringAbstract
This study examines the role of Community Service Program (KKN) students in assisting children with special needs in Timbang Jaya Village, Langkat Regency. Using a descriptive qualitative approach, the research collected data through observation, interviews, and documentation to obtain an in-depth understanding of the program’s implementation. The findings show that KKN students not only help children with special needs in learning activities but also provide emotional support and motivation to build confidence and independence. Their presence has contributed to creating an inclusive learning environment that accommodates individual differences and encourages active participation. The program resulted in improvements in children’s social interaction, emotional adjustment, and motor skills. Furthermore, it raised public awareness about the importance of inclusive education and strengthened cooperation between students, families, and local communities. Overall, the study highlights the positive social impact of KKN activities in promoting inclusive values and empowerment for children with special needs.
References
Abdurrachman. (2013). Manfaat pendampingan terhadap peningkatan orang tua dalam penanganan anak cerebral palsy [Skripsi tidak diterbitkan]. Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Abosi, O., & Koay, T. L. (2008). Attaining development goal of children with disabilities: Implication for inclusive education. International Journal of Special Education, 23(3).
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Cambridge, MA: Harvard University Press. https://doi.org/10.4159/9780674028845
Choiri, A. S., & Yusuf, M. (2009). Pendidikan anak berkebutuhan khusus secara inklusif. Surakarta: Inti Media.
Delphie. (2009). Pembelajaran anak berkebutuhan khusus dalam setting pendidikan inklusi. Sleman: PT. Intan Sejati Klaten.
Erikson, E. H. (1993). Childhood and society. New York: W. W. Norton & Company.
Habibah, N., Abduh, M., Hendri, & Nizaar, M. (2024). Penguatan guru pendamping khusus non pendidikan luar biasa dalam menangani siswa berkebutuhan khusus. Buletin KKN Pendidikan. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v6i1.23652
Hanifan, A. Z. H., Maulana, A. D., Apriansyah, M., Az-Zahra, R. S. F., & Sholeha, S. A. (2024). Peran kegiatan KKN mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan motorik anak berkebutuhan. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 5(9), 1–11.
Havighurst, R. J. (1981). Developmental tasks and education. New York: Longman.
Hurlock, E. B. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Irvan, M., & Jauhari, M. N. (2018). Implementasi pendidikan inklusif sebagai perubahan paradigma pendidikan di Indonesia. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 14(26), 175–187. https://doi.org/10.36456/bp.vol14.no26.a1683
Kartono, D. T., Mundayat, A. A., Akbar, R. D., Zuber, A., & Suryadinata, T. A. (2022). Pengembangan rumah inklusi: Pendampingan untuk anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1–10. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v5i0.1564
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia. Direktorat Pendidikan Khusus. https://ditpsd.kemdikbud.go.id
Kirana, A., Sari, D. P., & Nugroho, H. (2025). Peran pendidikan inklusif dalam meningkatkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 13(1), 45–57. https://doi.org/10.21009/jpk.131.05
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2007). Gradations in digital inclusion: Children, young people and the digital divide. New Media & Society, 9(4), 671–696. https://doi.org/10.1177/1461444807080335
Luwes, U. H. G. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan melempar bola pada olahraga boccia dengan pendekatan HOTS di SMALB-D1 YPAC Surakarta. BEST Journal: Biology Education, Science and Technology, 3(2), 78–83. https://doi.org/10.30743/best.v3i2.2810
Manansala, M. A., & Dizon, E. I. (2008). Shadow teaching scheme for children with autism and attention deficit-hyperactivity disorder in regular schools. The Asia Pacific Education Researcher, 66(1), 34–49.
Maulana, A. D., Hanifan, A. Z., Apriansyah, M., Az-Zahra, R. S., & Sholeha, S. A. (2024). Peran kegiatan KKN mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan motorik anak berkebutuhan. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mohammad Takdir. (2013). Pendidikan inklusif: Konsep dan aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nara, H., Purnamawati, S. N., Firdausy, R., Sajidah, H., Jasmine, J., & Nugraha, H. A. (2023). Pendampingan orang tua anak berkebutuhan khusus di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Jatinegara Kaum Jakarta Timur. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 128–136. https://doi.org/10.24198/kumawula.v6i1.42591
Nengsih, N. A., Putri, V. D., Satifa, H., & Yoli, O. (2025). Dampak pendidikan inklusif terhadap perkembangan sosial emosional siswa di Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Insan Cita Pendidikan, 3(3), 1–9.
Nur’aeni, Dewi, D. S. E., & Hawanti, S. (2014). Model program pembelajaran individual untuk peserta didik dengan kesulitan belajar melalui pelatihan terapi gerak bagi shadow teacher di SD inklusi. Jurnal Pendidikan Khusus, 4(1), 319–326.
O’Neil, J. (1994). Can inclusive work? A conversation with Jim Kauffman and Mara Sapon-Shevin. Educational Leadership.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2012). Experience human development. New York: McGraw-Hill.
Purwanto. (2002). Psikologi pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
S, C. Y., Darmansyah, R., Hanum, L. S., Sukmawati, F., Astuti, R., Awliyah, R. F., ... Rusmalina, E. (2025). Buku ajar pendidikan inklusif. PT Green Pustaka Indonesia.
Santrock, J. W. (2011). Child development. New York: McGraw-Hill.
Smith, D. (2006). Inklusi: Sekolah yang ramah untuk semua (Terj.). Bandung: Penerbit Nuansa.
Sunardi. (1995). Kecenderungan dalam pendidikan luar biasa. Jakarta: Dikti, Depdikbud.
Tarmansyah. (2007). Inklusi: Pendidikan untuk semua. Jakarta: Depdiknas.
UNICEF. (2021). Inclusive education: Every child has the right to quality education. https://www.unicef.org/education/inclusive-education
Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. (2023). Mahasiswa KKN UIKA Bogor belajar inklusivitas di SLB. Humas UIKA. https://uika-bogor.ac.id/mahasiswa-kkn-belajar-inklusi
Universitas Lampung (Unila). (2023). KKN Unila bantu proses pembelajaran di sekolah disabilitas. Humas Unila. https://www.unila.ac.id/kkn-disabilitas
Universitas Negeri Surabaya (Unesa). (2022). Pendidikan inklusif dan peran keluarga. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unesa. https://www.unesa.ac.id/pendidikan-inklusi
Wathoni, K. (2013). Implementasi pendidikan inklusi dalam pendidikan Islam. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 99–109. https://doi.org/10.21274/taalum.2013.1.01.99-109
Wulan Putri Septiani, D., dkk. (2024). Peran mahasiswa KKN dalam mendukung pengembangan lembaga pendidikan perintis: Studi kasus SD IT Al-Istiqomah. Jurnal Bakti Kita, 5(2), 140–143. https://doi.org/10.52166/baktikita.v5i2.7799
Zufri, O. R. (2014). Peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Jombang [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Jember.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






