Analisis Penerapan Debt to Equity Ratio Menurut Sak dan Peraturan Pajak sebagai Dasar Pemeriksaan Pajak
DOI:
https://doi.org/10.30640/akuntansi45.v6i2.5489Keywords:
Debt to Equity Ratio, Financial Accounting Standards, SAK, Tax Audit, Tax RegulationsAbstract
This study aims to analyze the calculation of the Debt to Equity Ratio (DER) based on Financial Accounting Standards (SAK) and tax regulations in the context of tax audits. Differences in calculation methods between accounting and taxation often lead to discrepancies in determining deductible interest expenses. This study uses a qualitative descriptive approach by analyzing companies' financial statements and relevant tax regulations. The results show that the calculation of DER according to SAK can differ from the calculation according to tax regulations, particularly regarding the recognition of equity and debt components. These differences affect the results of tax audits and the company's tax obligations. Therefore, understanding both perspectives is important to ensure compliance and accuracy of financial reporting. In addition, this study also provides recommendations for companies to adjust calculations in accordance with applicable tax regulations to avoid potential tax problems in the future. A good understanding of accounting principles and tax regulations can support more transparent and accurate financial management.
References
Bachriansyah, B. I. (2021). Analisis penggunaan debt-to-equity ratio sebagai aturan thin capitalization di Indonesia. Universitas Gadjah Mada.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2021). Fundamentals of Financial Management (15th ed.). Boston: Cengage Learning.
Deviana, A. R. (2021). Analisis revaluasi aset tetap dalam rangka penghematan pajak. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 22(2), 115-126. https://doi.org/10.38156/akuntansi.v2i2.94
Direktorat Jenderal Pajak. (2015). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.010/2015 tentang Penentuan Perbandingan Antara Utang dan Modal untuk Keperluan Pajak Penghasilan. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.
Hutabarat, M., Indriani, A., Sinaga, P. B., & Haholongan, R. (2025). CSR sebagai strategi retensi karyawan: Perspektif manajemen dan karyawan. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 2592-2600. Retrieved from https://j-innovative.org/
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2021). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: IAI.
Kasmir. (2021). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. https://doi.org/10.31219/osf.io/6v47p
Manubulu, H. A. (2024). Implikasi Pajak Penghasilan atas Revaluasi Aktiva Tetap. Jurnal Pajak Indonesia, 9(1), 45-57.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Novyarni, N., Haholongan, R., Harni, R., Kartijo, K., Shelawati, N. E., Sitanggang, G. J., & Rosdiana, K. (2025). Penyuluhan Sekuritas Investasi, Akuntansi Metode Ekuitas dan Penggabungan Usaha bagi Karyawan dalam peningkatan kompetensi di bidang akuntansi pada STIE Indonesia, Jakarta. Media Abdimas, 4(2), 52-56.
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 169/PMK.010/2015 tentang Penentuan Perbandingan Antara Utang dan Modal untuk Keperluan Pajak Penghasilan.
Suandy, E. (2022). Perencanaan Pajak. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwardjono. (2019). Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Yogyakarta: BPFE.
Waluyo. (2020). Perpajakan Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.
Wulandari, T. (2021). Pengaruh Debt to Equity Ratio dan Current Ratio terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1), 87-99. https://doi.org/10.32493/j.perkusi.v1i1.9985
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AKUNTANSI 45

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






