Evaluasi Pengendalian Internal Piutang Usaha dalam Upaya Meminimalisir Risiko Piutang Tak Tertagih Pada Cv. Anugrah Jaya Motor
DOI:
https://doi.org/10.30640/jumma45.v4i2.5338Keywords:
Accounting System, Accounts Receivable, Internal Control, Segregation of Duties, Uncollectible ReceivablesAbstract
This research aims to evaluate internal control over trade receivables in an effort to minimize the risk of bad debts at CV. Anugrah Jaya Motor in Surabaya. The research results show that the internal control system implemented is still weak and not in accordance with good accounting principles. First, the provision of credit is carried out by the sales department without credit worthiness analysis or authorization from management, thereby increasing the risk of bad debts and potential fraud. Second, the lack of separation of duties between the sales, accounting and cash receipts departments results in weak internal controls, as well as opening up opportunities for misuse and inaccuracies in financial reports. Third, even though there is an internal control system, its implementation is not yet effective because the entire process from granting credit to receiving payments is carried out by one department. To minimize risks, CV. Anugrah Jaya Motor needs to establish a credit function that is separate from sales, apply 5C analysis in providing credit, and separate the functions of billing, cash receipts and accounting records. With an adequate internal control system and clear separation of duties, it is hoped that bad debts can be minimized and financial reports become more reliable.
References
Abdillah, M., & Basri, H. (2022). Akuntansi piutang. Mitra Wacana Media.
Gie, T. L. (2020). Pengantar akuntansi. Andi.
Henny. (2022). Risiko piutang tak tertagih dan dampaknya pada perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 14(2), 101-110.
Herry. (2015). Akuntansi keuangan. Grasindo.
Herry. (2017). Akuntansi keuangan menengah. Grasindo.
Irwan. (2018). Pengendalian internal dalam perspektif manajemen modern. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(2), 77-85.
Kardiyant, A. (2017). Fungsi pengendalian internal dalam manajemen aset. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(1), 21-30.
Kurnia, E., Putri, R., & Andini, L. (2020). Tujuan dan fungsi akuntansi dalam bisnis. Jurnal Riset Akuntansi, 12(2), 33-41.
Mbae, J. (2015). Internal control in credit management. International Journal of Finance and Accounting, 4(3), 145-152.
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi. Salemba Empat.
Musthafa. (2017). Manajemen piutang usaha. Alfabeta.
Rahmawati, E. (2021). Piutang usaha dalam perspektif akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi, 10(1), 55-67.
Reviandani, W. (2021). Analisis penerapan prinsip 5C dalam pemberian kredit. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 15(1), 55-66.
Sastroatmodjo, S., & Purnairawan, D. (2021). Pengantar akuntansi. Pustaka Baru.
Setiawan, A. (2020). Peranan pengendalian internal dalam pengelolaan piutang. Jurnal Ilmiah Akuntansi Bisnis, 5(1), 23-34.
Sujarweni, V. W. (2015). Akuntansi keuangan. Pustaka Baru Press.
Sumarsan, T. (2020). Akuntansi dasar. Salemba Empat.
Supriyatno, B. (2019). Pengendalian internal dan risiko piutang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 88-97.
Syafitri, I., & Reviandani, W. (2024). Faktor penyebab piutang tak tertagih pada perusahaan dagang. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 12(1), 44-53.
Wicaksono, R. (2023). COSO framework dalam pengendalian piutang. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 17(2), 77-85.
Yani, D., & Ayu, N. (2020). Risiko kredit dalam manajemen piutang. Jurnal Keuangan Perusahaan, 9(3), 132-140.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






