Peran Akuntansi Forensik dalam Mengidentifikasi Aliran Dana dan Kerugian Negara pada Kasus Korupsi Kuota Haji di Indonesia

Authors

  • Daariin Dewi Nabiilah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Nur Imroatus Sholikah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Devi Nadia Agustina Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Adinda Nibros Zahira Fasya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Tries Ellia Sandari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30640/inisiatif.v5i3.6916

Keywords:

Corruption, Flow of Funds, Forensic Accounting, Hajj Quota, State Losses

Abstract

This study aims to analyze the role of forensic accounting in identifying the flow of funds and state losses in the alleged Hajj quota corruption case in Indonesia. This case demonstrates a high level of complexity involving deviations from public policy, manipulation of quota distribution, and indications of illegal fund flows to certain parties. The method used in this study is a qualitative approach with a literature review and case analysis based on secondary data from scientific journals and related news reports. The results indicate that forensic accounting plays a strategic role in tracing the flow of funds through financial tracing and follow-the-money techniques, identifying unusual transactions, and more accurately calculating state losses. Furthermore, forensic accounting also contributes to providing relevant evidence for legal proceedings and helps distinguish between legitimate policy discretion and abuse of authority. However, its implementation still faces various challenges, such as regulatory complexity, limited data transparency, differing interpretations in calculating state losses, and limited competent human resources. Therefore, strengthening the oversight system, improving coordination between institutions such as the Corruption Eradication Commission (KPK) and the Supreme Audit Agency (BPK), and developing technology-based forensic accounting competencies are needed to enhance the effectiveness of corruption prevention and eradication in Indonesia.

References

Anggriyani, N., Yusuf, M., & Harefa, K. (2022). Forensic accounting and compliance audit to reduce the number of financial fraud in local government. 2nd International Conference of Strategic Issues on Economics, Business and Education (ICoSIEBE 2021). https://doi.org/10.2991/aebmr.k.220104.003

Arianto, B. (2021). Akuntansi forensik sebagai strategi pemberantasan korupsi suap. Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.47080/progress.v4i1.1114

Auditor Forensik, Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah, & Toeweh, B. H. (2022). Literature review: Akuntansi forensik untuk deteksi korupsi. Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen, 2(2), 135–146. https://doi.org/10.35912/sakman.v2i2.1672

Cahyadi, R. U. (2024). Menilai efektivitas dan efisiensi akuntansi forensik dan audit investigasi terhadap pembuktian kecurangan.

Edrisy, I. F., & Rozi, F. (2021). Penegakan hukum terhadap pelaku pengancaman pornografi (Studi kasus Polres Lampung Utara). Jurnal Hukum Legalita, 3(2), 98–109. https://doi.org/10.47637/legalita.v3i2.434

Firdaus, A. D. (2024). Transparansi beneficial ownership sebagai upaya control by host state Indonesia terhadap perusahaan multinasional. PAMALI: Pattimura Magister Law Review, 4(3), 351–367. https://doi.org/10.47268/pamali.v4i3.2339

Jaya, A., Tuwi, I. W., Dewi, Y., & Santoso, E. B. (2025). The role of forensic accounting in financial fraud prevention: A comparative analysis across cities.

Jayadi, M. A., Asari, A., & Sandari, T. E. (2026). Analisis akuntansi forensik terhadap dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek tahun 2025. Journal of Economic and Business Advancement, 1(3), 9–17.

Khofidah, P., & Machdar, N. M. (2024). Pengaruh akuntansi forensik, audit investigatif, dan independensi auditor terhadap pengungkapan fraud. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 2(3), 18–27. https://doi.org/10.59246/muqaddimah.v2i3.849

Laupe, S., Abdullah, M. I., Kahar, A., Saleh, F. M., Zahra, F., & Syamsuddin, N. A. (2022). Auditor’s skepticism, forensic accounting, investigation audit and fraud disclosure of corruption cases. Journal of Governance and Regulation, 11(3), 189–196. https://doi.org/10.22495/jgrv11i3art16

Mulia Rahmah, & Sinaga, E. I. S. (2023). Pengaruh akuntansi forensik dan audit investigasi terhadap pengungkapan fraud pelaporan keuangan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana, 10(1). https://doi.org/10.35137/jabk.v10i1.42

Nurhalyz, T., Arofatin, N., Jannah, Y. A., & Sandari, T. E. (2025). Analisis komparatif modus operandi dan kerentanan sistem dalam kasus korupsi di sektor keuangan dan BUMN. Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(1), 256–265. https://doi.org/10.61132/moneter.v3i1.1182

Pamali: Pattimura Magister Law Review, 4(3), 351–367. https://doi.org/10.47268/pamali.v4i3.2339 (duplikasi jurnal telah dihapus/dirapikan pada entri Firdaus di atas)

Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang Verifikasi dan Pengawasan Pemilik Manfaat Korporasi.

Prasetiyo, Y. P., Paramitha, D., Riyani, E. I., & Mubarok, F. (2023). Integrasi penerapan akuntansi forensik dan audit investigatif dalam mendeteksi fraud: Studi literatur. Jurnal Buana Akuntansi, 8(1), 16–29. https://doi.org/10.36805/akuntansi.v8i1.3062

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 25/PUU-XIV/2016 tentang Penghapusan Unsur “Dapat” dalam Pasal 2 dan 3 UU Tipikor.

Rafiandi, A., & Salim, S. (2026). Peran integratif akuntansi forensik dan audit investigatif dalam pengungkapan kerugian keuangan negara pada kasus korupsi. (Detail jurnal tidak lengkap—perlu verifikasi volume/issue).

Ramadhana, R. N., Sari, K. R., & Wahyudi, R. (2024). Pengaruh pengendalian internal, audit investigasi, dan akuntansi forensik terhadap pengungkapan kecurangan. Jurnal Bina Akuntansi, 11(1), 18–32. https://doi.org/10.52859/jba.v11i1.531

Sasadhara, N. J. (2026). Analisis kasus kuota haji: Korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam perspektif Pancasila.

Sitorus, L., et al. (2025). Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Economic Reviews Journal, 4(1), 235–244.

Situmeang, U. M., & Susanto, D. S. (2024). Evaluasi metode audit penghitungan kerugian keuangan negara pada BPKP. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(3), 3056–3071. https://doi.org/10.33395/owner.v8i3.2209

Su’un, M., & Abduh, M. (2025). Peran akuntansi forensik dan audit investigasi dalam mengungkap fraud dengan whistleblowing sebagai variabel intervening. Owner, 9(2), 690–702. https://doi.org/10.33395/owner.v9i2.2631

Syafurddin, M., & Amrulloh, A. (2024). Penerapan audit forensik untuk mengidentifikasi penipuan keuangan. Moneter: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 3(1), 192–204. https://doi.org/10.61132/moneter.v3i1.1121

Wahyuadi Pamungkas, & Jaeni. (2022). Pengaruh akuntansi forensik, audit investigatif, independensi, dan skeptisme profesional terhadap pengungkapan fraud. KOMPAK: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 15(1), 99–109. https://doi.org/10.51903/kompak.v15i1.622

Yulistianingsih, A. R. D., & Hadi, F. (2020). Peranan akuntan forensik dalam mengatasi fraud dan korupsi di lembaga pemerintahan. Jurnal Akuntansi, 1.

Zahra, B. N., & Haryati, T. (2024). Analisis akuntansi forensik dan audit investigatif terhadap pengungkapan fraud oleh auditor. AKUNTOTEKNOLOGI, 16(1), 205–216. https://doi.org/10.31253/aktek.v16i1.3174

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Daariin Dewi Nabiilah, Nur Imroatus Sholikah, Devi Nadia Agustina, Adinda Nibros Zahira Fasya, & Tries Ellia Sandari. (2026). Peran Akuntansi Forensik dalam Mengidentifikasi Aliran Dana dan Kerugian Negara pada Kasus Korupsi Kuota Haji di Indonesia. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 5(3), 787–805. https://doi.org/10.30640/inisiatif.v5i3.6916