Pengaruh Hal Audit Utama terhadap Risiko Financial Distress dengan Manajemen Risiko Menjadi Variabel Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.30640/inisiatif.v5i2.6329Keywords:
Agency Theory, Financial Distress, Key Audit Matters, Risk Management, Signaling TheoryAbstract
This study aims to analyze the effect of Key Audit Matters (KAM) on Financial Distress and to examine the role of risk management as a moderating variable in financial service sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period from 2022 to 2023. KAM is expected to serve as a risk signal that reflects significant risks faced by companies. In contrast, risk management refers to the extent to which companies can identify and man-age risks in a systematic manner. Using a quantitative approach with purposive sampling, this study gathered 162 observations from 81 companies. Financial Distress was measured using the Grover model and analyzed through moderated regression analysis (MRA). The results indicate that KAM has a significant positive effect on Financial Distress, suggesting that the number of KAM disclosures is a reflection of the risk of corporate financial failure. However, the findings also reveal that risk management does not moderate the relationship between KAM and Financial Distress. This suggests that the KAM signal from auditors remains a strong indicator of potential Financial Distress, regardless of the level of risk management disclosure.
References
Beretta, S., & Bozzolan, S. (2004). Kerangka kerja untuk analisis komunikasi risiko perusahaan. Jurnal Akuntansi Internasional, 39 (3), 265–288. https://doi.org/10.1016/j.intacc.2004.06.006
Camacho-Miñano, MDM, Pascual-Ezama, D., & Urquía-Grande, E. (2024). Masalah Audit Utama dan prediksi kesulitan keuangan. Tinjauan Akuntansi Eropa, 33 (1), 1–28.
Eisenhardt, KM (1989). Teori keagenan: Sebuah penilaian dan tinjauan. Academy of Management Review, 14 (1), 57–74. https://doi.org/10.5465/amr.1989.4279003
Elshandidy, T., Fraser, I., & Hussainey, K. (2015). Apa yang mendorong pengungkapan risiko wajib dan sukarela? European Accounting Review, 24 (4), 1–32.
Fraser, I., Henry, W., & Hussainey, K. (2013). Pelaporan risiko: Sebuah studi internasional. Forum Akuntansi, 37 (3), 193–208.
Gutierrez, E., Krupa, J., Minutti-Meza, M., & Vulcheva, M. (2018). Konsekuensi penerapan laporan auditor yang diperluas di Inggris. Tinjauan Studi Akuntansi, 23 (4), 1543–1587.
Kravet, T., & Muslu, V. (2013). Pengungkapan risiko tekstual dan persepsi risiko investor. Tinjauan Studi Akuntansi, 18 (4), 1088–1122.
Luthfiyanti, N., & Dahlia, L. (2020). Pengungkapan manajemen risiko perusahaan dan nilai perusahaan: Bukti dari Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi, 15 (2), 101–120.
Mahd, A., & Idris, M. (2024). Masalah audit dan kesulitan perusahaan: Bukti dari negara-negara MENA. Jurnal Riset Akuntansi Internasional, 23 (2), 45–63.
Maychael, A., & Pangestuti, IRD (2022). Pengaruh pengungkapan risiko terhadap kinerja perusahaan: Bukti empiris dari Indonesia. Jurnal Dinamika Akuntansi, 14 (2), 150–163.
Mokoginta, P., & Agung, A. (2022). Pengungkapan risiko, biaya agensi, dan kinerja perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 12 (1), 45–58.
Wahyuni, A., & Oktavia, S. (2020). Pengungkapan risiko dan kesulitan keuangan: Bukti dari sektor perbankan Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 24 (1), 15–27.
Wassie, YA, & Lakatos, L. (2023). Permasalahan Audit Utama dan Risiko Keuangan: Bukti dari Bank-Bank Eropa. Jurnal Audit Internasional, 27 (3), 1–19.
Wuttichindanon, S., & Issarawornrawanich, P. (2022). Permasalahan audit utama dan biaya utang: Bukti dari Thailand. Asian Review of Accounting, 30 (2), 170–189.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ignatius Loyola Galih Lintang Ardhyanta, Hendi Subandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






