Peralihan Kewenangan dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat dalam Pengawasan Pertambangan Batuan di Kali Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara

Authors

  • Antonia Konfat Universitas Nusa Cendana
  • Detji K. E. R. Nuban Universitas Nusa Cendana
  • Norani Asnawi Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i1.7320

Keywords:

Central Government, Legal Implications, Regional Government, Rock Mining, Supervision Authority

Abstract

The enactment of Law Number 3 of 2020 concerning Amendments to Law Number 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining has fundamentally restructured the distribution of governmental authority in Indonesia's mining sector, particularly regarding the supervision of rock mining activities. This study aims to analyze the transfer of supervisory authority over rock mining from regional governments to the Central Government and to examine its legal implications for mining governance in Kali Noemuti, North Central Timor Regency. This research employed normative legal research using statutory and conceptual approaches. The legal materials consisted of primary, secondary, and tertiary legal sources analyzed through qualitative descriptive methods. The findings indicate that the transfer of authority reflects a policy of centralized governance intended to strengthen state control over mineral resources, standardize supervision, and enhance legal certainty in the mining sector. However, the centralization of supervisory authority has also shifted legal responsibility from regional governments to the Central Government, while limiting the operational role of local governments. The study further reveals that centralized supervision has not fully addressed environmental and social impacts resulting from mining activities, highlighting the need for stronger coordination between central and regional governments to ensure effective supervision, environmental protection, and sustainable mineral resource management.

References

Abdulkadir, M. (2004). Hukum dan penelitian hukum. Citra Aditya Bakti.

Ali, Z. (2009). Metode penelitian hukum. Sinar Grafika.

Boymau, M., dkk. (2025). Reformulasi pengaturan pembinaan dan pengawasan pertambangan dalam perspektif reorientasi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 8(2), 3400.

Hadjon, P. M. (2011). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Huda, N. (2013). Desentralisasi sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ilmu Hukum, 9(18), 112–124.

Huda, N. (2020). Hukum pemerintahan daerah. Nusa Media.

Mahmodin, M. M., & Marbun, S. F. (2009). Wewenang dalam hukum administrasi negara. Airlangga.

Manan, B. (2001). Hubungan pusat dan daerah menurut UUD 1945. Pustaka Sinar Harapan.

Muchsan. (1992). Sistem pengawasan terhadap perbuatan aparat pemerintah dan peradilan tata usaha negara Indonesia. Liberty.

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press.

Pramukti, A. S., & Chahyaningsih, M. (2016). Pengawasan hukum terhadap aparatur negara. Pustaka Yustisia.

Rahmadi, T. (2015). Hukum lingkungan di Indonesia (2nd ed.). RajaGrafindo Persada.

Ridwan HR. (2016). Hukum administrasi negara. RajaGrafindo Persada.

Saleng, A. (2004). Hukum pertambangan. UII Press.

Salim HS. (2007). Hukum pertambangan di Indonesia. RajaGrafindo Persada.

Sumardjono, M. S. W. (2005). Kebijakan pertanahan antara regulasi dan implementasi. Kompas.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. (2020). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 147, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6525.

Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 208, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6721.

Utami, N. E. (2024). Sentralisasi terhadap kewenangan pemerintah daerah dalam perizinan tambang pasca pemberlakuan Undang-Undang Mineral dan Batubara. Lex Renaissance, 8(2), 360–378.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Antonia Konfat, Detji K. E. R. Nuban, & Norani Asnawi. (2026). Peralihan Kewenangan dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat dalam Pengawasan Pertambangan Batuan di Kali Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 5(1), 409–420. https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i1.7320