Efektivitas Pelayanan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i1.7319Keywords:
Domestic Violence, Effectiveness, Protection Services, Public Service, Victim ProtectionAbstract
This study analyzes the effectiveness of domestic violence (DV) victim protection services provided by the Women and Children Protection Unit (PPA Unit) of Kupang City Police. The study employed a descriptive qualitative approach using Dwiyanto's public service effectiveness framework, which consists of four indicators: service quality, timeliness, officers' responsiveness and empathy, and the availability of supporting facilities and infrastructure. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving investigators of the PPA Unit, representatives of the Regional Technical Implementation Unit for Women and Children Protection (UPTD PPA), and Rumah Bahagia. The findings indicate that victim protection services have been implemented relatively effectively through clear service procedures, prompt initial responses, integrated protection and recovery services, and collaboration with supporting institutions. However, several challenges remain, including limited personnel, incomplete supporting facilities, and procedural constraints related to evidence collection and case completion. These findings suggest that the effectiveness of victim protection services depends not only on legal enforcement but also on institutional capacity, inter-agency collaboration, and victim-centered service delivery. Strengthening human resources, improving service facilities, and enhancing coordination among relevant institutions are therefore essential to improving the quality and sustainability of domestic violence victim protection services.
References
Adhytia, R., Yusuf, H., & Manajemen, J. (2025). Analisis efektivitas pelayanan publik pada Kantor Desa Mokupa Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Jurnal Homanis: Halu Oleo Manajemen dan Bisnis, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.55598/homanis.v2i1.22
Alimi, R. (2021). Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan. Jurnal Pengabdian dan Penelitian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(1). https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.34543
Anggraeni, A. P., & Ardianto, H. T. (2020). Bagaimana polisi menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): Studi kasus Polrestabes Semarang. International Journal of Demos, 2(3). https://doi.org/10.37950/ijd.v2i3.68
Boro, N. R. N., Dima, A. D., & Dede, N. (2026). Upaya kepolisian dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual (Studi kasus di wilayah hukum Polsek Kelapa Lima Kota Kupang). Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2).
Darwis, M., Rani, I., Ali, S., & Kiramang, I. (2023). Kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana. JULIA: Jurnal Ilmu Hukum, 10(3).
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang. (2025). Data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Kota Kupang tahun 2023-2025 [Dokumen internal].
Dwiyanto, A. (2006). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.
Fitriani, D., Haryadi, H., & Rakhmawati, D. (2021). Peranan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak korban KDRT. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 2(2). https://doi.org/10.22437/pampas.v2i2.14769
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (1996). Organizations: Behavior, structure, processes (8th ed.). Irwin.
Glorianto, L., & Brandon, O. (2019). Peran polisi dalam memberikan perlindungan sementara kepada korban (istri) dari kekerasan suami dalam rumah tangga berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 (Skripsi). Universitas Katolik Soegijapranata.
Imanda, S. P. (2024). Psychological well-being wanita pada korban kekerasan dalam rumah tangga. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3). https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.503
Karlini, M., Hartono, M. S., & Setianto, M. J. (2023). Implementasi perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Gender dan Hak Asasi Manusia, 1(1).
Kasihta, N. B., & Sadat, A. (2020). Kualitas pelayanan publik bidang administrasi kependudukan. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 17(1).
Kepolisian Resor Kota Kupang Kota. (2025). Data penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga tahun 2023-2025 [Dokumen internal].
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2023). Catatan tahunan tentang kekerasan terhadap perempuan. Komnas Perempuan.
Marcus, G. V., Dotulong, L. O. H., & Raintung, M. C. (2023). Pengaruh komunikasi dan pendelegasian wewenang terhadap efektivitas kerja. Jurnal EMBA, 11(3). https://doi.org/10.35794/emba.v11i3.50702
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nugroho, A., & Lestari, S. (2020). Faktor penghambat pelaporan kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Sosiologi Hukum, 5(2).
Robbins, S. P. (2003). Organizational behavior (10th ed.). Prentice Hall.
Sawitri, J. I., Siregar, B. J., & Novita, T. R. (2025). Perlindungan perempuan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Jurnal Ilmu Sosial dan Hukum, 3(3). https://doi.org/10.55120/qadlaya.v3i02.1940
Setiawan, N. H., Devi, S. S., & Damayanti, L. (2024). Pemahaman dan faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga: Tinjauan literatur. Jurnal Dialektika Hukum, 6(2). https://doi.org/10.36859/jdh.v6i2.1574
Sinaga, H. (2022). Mengungkap realitas dan solusi terhadap kekerasan dalam rumah tangga. IBLAM Law Review, 2(2). https://doi.org/10.52249/ilr.v2i1.236
Sipahutar, B. A. (2022). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Rechten: Riset Hukum dan HAM, 4(1). https://doi.org/10.25105/hpph.v4i1.13143
Steers, R. M. (1985). Efektivitas organisasi. Erlangga.
Tangkilisan, H. N. S. (2005). Manajemen publik. Grasindo.
UN Women. (2020). Ending violence against women: Global perspectives. United Nations.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
United Nations General Assembly. (2007). Intensification of efforts to eliminate all forms of violence against women: Resolution adopted by the General Assembly (A/RES/61/143). United Nations.
World Health Organization. (2013). Global and regional estimates of violence against women: Prevalence and health effects of intimate partner violence and non-partner sexual violence. World Health Organization.
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2018). Services marketing: Integrating customer focus across the firm (7th ed.). McGraw-Hill Education.
Zeithaml, V. A., Parasuraman, A., & Berry, L. L. (1990). Delivering quality service: Balancing customer perceptions and expectations. Free Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raveena Minria Ndun, Marthina Raga Lay, Adriana Rodina Fallo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







