Analisis Pelaksanaan Tradisi Megengan Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kolaborasi dan Bermasyarakat Anak Di TK Tunas Rimba I Kebonharjo

Authors

  • Minarti Minarti Universitas PGRI Ronggolawe
  • Fera Dwidarti Universitas PGRI Ronggolawe
  • Djoko Apriono Universitas PGRI Ronggolawe

DOI:

https://doi.org/10.30640/cakrawala.v5i4.8210

Keywords:

Children's Collaboration, Contextual Learning, Early Childhood Education, Local Wisdom, Megengan Tradition

Abstract

Local wisdom-based learning can be used as a contextual approach to introduce local culture while developing children's social abilities from an early age. This study aims to analyze the implementation of the Megengan tradition based on local wisdom through a contextual approach and its contribution to children's collaboration and community skills at Tunas Rimba Kindergarten, Kebonharjo. This study used a descriptive qualitative approach with a case study strategy. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, teachers, children, parents, and community leaders. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of the Megengan tradition through food preparation, wrapping food packages, collective prayer, sharing food, and cleaning activities provided children with direct and meaningful learning experiences. The activities encouraged children to work together, share tasks, help peers, communicate, take turns, respect others, and participate in social activities. The involvement of teachers, parents, and community members also strengthened the continuity of local cultural and social values between school, family, and community environments. These findings indicate that the Megengan tradition can function not only as a means of preserving local culture but also as a contextual learning medium that supports the development of children's collaboration and community skills.

References

Adawiah, S., Ma'arif, M., & Munawar, B. (2025). Pengembangan bahan ajar tematik PAUD berbasis kearifan lokal Banten untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 17(4). https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/sindoro/article/view/5485

Anggreni, M. A., Sumantri, S., Dhieni, N., & Karnadi, K. (2022). Kompetensi guru dalam penerapan budaya pada lembaga PAUD di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3160–3168. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1585

Aryani, N., & Rahayu, S. (2023). Kearifan lokal dalam pembelajaran PAUD untuk memfasilitasi Profil Pelajar Pancasila. Early Childhood: Jurnal Pendidikan. https://journal.umtas.ac.id/index.php/EARLYCHILDHOOD/article/view/3273

Dewi, R. M., & Mailasari, D. U. (2020). Pengembangan keterampilan kolaborasi pada anak usia dini melalui permainan tradisional. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(2), 220–235. https://doi.org/10.21043/thufula.v8i2.8796

Herdiyanti, A., & Suparno, S. (2023). Pengaruh model Contextual Teaching and Learning terhadap keterampilan berbicara anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1063–1072. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3876

Kholifah, S. N., & Rizqiyani, R. (2022). Peran guru dalam mengembangkan sosial emosional anak di TK Darul Muttaqin. IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 3(1), 24–31. https://doi.org/10.32332/ijigaed.v3i1.5802

Kurniawati, N., Adawiyah, A., & Munsi, M. F. (2021). Memadukan inovasi dan kearifan lokal dalam pengajaran literasi pada anak usia dini: Pendampingan gerakan literasi. Journal of Empowerment, 2(1), 125–138. https://doi.org/10.35194/je.v2i1.1229

Lestariningrum, A., Lailiyah, N., Ridwan, Forijati, Wijaya, I. P., Wulansari, W., Iswantiningtyas, V., Utomo, H. B., Yulianto, D., & Dwiyanti, L. (2021). Inovasi pembelajaran anak usia dini. CV. Bayfa Cendekia Indonesia.

Licardo, M., Mezak, J., & Gencel, İ. E. (2023). Teaching for the future in early childhood education. University of Maribor University Press. https://doi.org/10.18690/um.pef.2.2023

M, R., Nurlina, N., Lilianti, L., Usman, U., Risnajayanti, R., Salma, S., & Amaliah, W. O. S. (2021). Peran guru dalam merancang pembelajaran berbasis kearifan lokal di masa pandemi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1802

Mimin, E. (2023). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dengan kurikulum PAUD: Strategi mewujudkan siswa PAUD Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Golden Age, 7(1), 93–104. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3984

Nurasiah, I., Marini, A., Nafiah, M., & Rachmawati, N. (2022). Nilai kearifan lokal: Projek paradigma baru Program Sekolah Penggerak untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2727

Prastyo, A. B., et al. (2025). Pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha.

Pratiwi, N. K. Y. O., Ujianti, P. R., & Setyowahyudi, R. (2024). Implementation of loose part media-assisted STEAM learning approach to early childhood collaboration skills. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 12(3), 464–474. https://doi.org/10.23887/paud.v12i3.83018

Rahma, N. A., Saputri, S. W. D., & Budyawati, L. P. I. (2023). Efektivitas kegiatan kolaborasi seni terhadap kemampuan bermasyarakat pada anak kelompok A di TK Al Irsyad Al Islamiyyah Jember. Jurnal Pendidikan Anak, 12(2), 115–121. https://doi.org/10.21831/jpa.v12i2.61155

Robiah, E., Elan, E., & Mulyadi, S. (2022). Penyelenggaraan nilai agama dan moral anak usia dini pada kearifan lokal Kampung Naga. Jurnal PAUD Agapedia. https://doi.org/10.17509/jpa.v6i2.51435

Shufya, F. H. (2022). Makna simbolik dalam budaya “Megengan” sebagai tradisi penyambutan bulan Ramadhan: Studi tentang Desa Kepet, Kecamatan Dagangan. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 6(1), 94–110. https://doi.org/10.38043/jids.v6i1.3376

Sudarti, S., & Diana, D. (2023). Penerapan STEAM untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi anak usia dini. Jurnal Usia Dini, 9(2). https://doi.org/10.24114/jud.v9i2.52533

Sugiyanto, B., & Erviana, Y. (2022). Penyusunan perangkat pembelajaran model Merdeka Belajar berorientasi kearifan lokal untuk mahasiswa calon guru PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 302–311. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.52369

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik teoretis untuk Indonesia. Kompas.

Tricahyono, D. (2021). Tradisi Megengan dan muatan pendidikan nilai sebagai enrichment dalam pembelajaran sejarah di Kabupaten Trenggalek. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 3(1), 1–9. https://doi.org/10.29300/ijsse.v3i1.3893

Yusuf, A., Aula, S. K. N., & Kahfi, A. (2025). Analyzing the implementation of local wisdom-based learning in early childhood education: The case of early childhood education. Journal of Nonformal Education. https://journal.unnes.ac.id/journals/jone/article/view/33606

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Minarti Minarti, Fera Dwidarti, & Djoko Apriono. (2026). Analisis Pelaksanaan Tradisi Megengan Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kolaborasi dan Bermasyarakat Anak Di TK Tunas Rimba I Kebonharjo. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 5(4), 332–351. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v5i4.8210