Penerapan Sistem Penerangan Berbasis Energi Surya pada Motorboat untuk Mendukung Keselamatan Transportasi Laut di Teluk Depapre, Papua
DOI:
https://doi.org/10.30640/cakrawala.v5i3.8039Keywords:
Appropriate Technology, Depapre Bay Motorboat, Solar Energy, Marine Transport, SafetyAbstract
Limited lighting on community motorboats is a key safety concern in Depapre Bay, Jayapura Regency. This issue is particularly relevant because longboats and speedboats remain essential for inter-village mobility, local economic activities, fisheries, and tourism services, while local waters are exposed to floating debris, coral areas, changing waves, and rapidly shifting weather conditions. This community service program aimed to introduce a solar-powered lighting system as an appropriate technology while strengthening users' knowledge of safety and equipment maintenance. A participatory assistance approach was applied through needs identification, awareness sessions, technical training, installation, mentoring, monitoring, and evaluation. The program showed that the intervention went beyond equipment delivery by linking user needs, lighting installation, operational understanding, and maintenance in a corrosive marine environment. Qualitatively, the solar-powered lighting system supported improved motorboat visibility and provided an independent energy source for lighting. Nevertheless, lighting should be treated as one component of a broader safety system together with life jackets, weather information, communication devices, route management, and motorist capacity building. The program indicates that simple technology combined with community empowerment can serve as a contextual and potentially replicable model for improving coastal transport safety.
References
Adrianto, L. (2005). Pengenalan konsep dan metodologi analisis sistem penghidupan pesisir . Institut Pertanian Bogor.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik transportasi darat 2023 . Badan Pusat Statistik.
Bank Dunia. (2007). Laporan pembangunan dunia 2008: Pertanian untuk pembangunan . Bank Dunia. https://doi.org/10.1596/978-0-8213-6807-7
Hendarto, S., Rasyid, HA, & Hermawan, R. (2001). Dasar-dasar transportasi . Institut Teknologi Bandung.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2020). Rencana strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2020–2024 . Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Noveria, M., & Malamassam, MA (2015). Alternatif Penciptaan mata pencaharian: Strategi pengurangan kemiskinan dan perlindungan sumber daya alam . Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Paulangan, YP, Al Amin, MA, Barapadang, B., Wahyudin, Y., & Taryono. (2020). Analisis kerentanan mata pencaharian masyarakat pesisir Teluk Depapre, Jayapura, Papua. ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua, 3 (2). https://doi.org/10.31957/acr.v3i2.1516
Paulangan, YP, Al Amin, MA, Wahyudin, Y., & Kodiran, T. (2018). Identifikasi mata pencaharian alternatif masyarakat lokal di calon kawasan konservasi Teluk Depapre, Jayapura. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2 (2), 1–8. https://doi.org/10.55264/jumabis.v2i2.19
Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang . Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah . Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan . Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Wahyudin, Y., Paulangan, YP, Al Amin, MA, Kodiran, T., & Mahipal. (2018). Analisis ekonomi kelembagaan pengelolaan kawasan konservasi perairan Teluk Depapre di Kabupaten Jayapura. Jurnal Mina Sains, 4 (2), 76–90. https://doi.org/10.30997/jms.v4i2.1519
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Monita Yessy Beatrick, Elisabeth Veronika Wambrauw

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






