Kegiatan Pendampingan Pemasaran Kreatif untuk Meningkatkan Daya Tarik Desa Pekarungan
DOI:
https://doi.org/10.30640/cakrawala.v5i2.6201Keywords:
Citizen Participation, Community Concern, Gotong Royong, Responsibilities, Social SolidarityAbstract
Community mutual cooperation activities often give rise to diverse social dynamics. On one hand, there are challenges such as differences in background, individual busyness, and varying levels of community participation. On the other hand, there is a valuable opportunity to strengthen social character through togetherness. Therefore, mutual cooperation plays an important role as a foundation for building a community culture based on strong values of care and solidarity. The main objective of this activity is to analyze and describe the extent to which mutual cooperation can strengthen community cohesion in Pekarungan Village, Sukodono District, as well as to examine the influence of cooperation, care, and responsibility on the improvement of social solidarity. This community service activity (PKM) employs the Participatory Action Research (PAR) method as the primary approach to fostering community togetherness, involving stages such as problem identification, participatory planning, implementation of mutual cooperation activities, mentoring, and evaluation through collective reflection. In this approach, the community is actively involved as subjects in every stage of the activity. The results indicate a significant increase in community participation in mutual cooperation activities, along with a notable improvement in social awareness. The interactions established during the activities help strengthen social relationships and create a more harmonious environment. Therefore, this mutual cooperation activity makes a tangible contribution to enhancing togetherness and improving the quality of social relationships within the community of Pekarungan Village, Sukodono District.
References
Annisa, Y., & M. Fadli. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pemetaan sosial ekonomi. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat, 9(1), 117-134.
Asnawi, A., E. Tehuayo., M. Pelupessy., E. R. Tamher., Z. Latuconsina., & N. N. Nengsi. (2024). Pemasaran kreatif untuk bisnis lokal: Menjadi unggul di tengah persaingan UMKM untuk masyarakat desa Suli Maluku Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 1–10.
Fauzi, F. I., I. K. Dewi., & S. Riadi. (2024). Penguatan mindset kolektif dalam membangun komunikasi melalui gotong royong berbasis budaya lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK, 5(2), 227-234.
Firmansyah, H., & R. Utami. (2024). Penguatan modal sosial melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan, 13(1), 33–41.
Ghoni, A., & A. Agustiar. (2024). Etika interaksi sosial dalam Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 28786–28793.
Hafizoh, N., V. Rachmanita., W. S. Maulidya., K. P. Irsyadillah., & A. H. F. Anto. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan lingkungan melalui Participatory Action Research. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 14–30.
Itriyah, I., & M. Rusdy. (2025). Pendekatan PAR dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Jurnal Sosial Humaniora, 7(1), 67–75.
Kurniawati, D., & A. Prasetyo. (2024). Peningkatan daya saing UMKM melalui inovasi produk dan kemasan kreatif. Jurnal Manajemen Bisnis, 11(1), 55–63.
Mesakh, M., S. Novitasari., M. Ridwan., S. Sinta., & A. N. Salsabila. (2025). Strategi pemasaran kreatif untuk meningkatkan nilai jual produk lokal. Jurnal Dedikasi Abdi Masyarakat, 1(3), 163–167.
Novianti, R., K. Romli., M. J. Mawardi., & S. I. Nasution. (2025). Implementasi pembangunan desa melalui integrasi nilai kearifan lokal berbasis pendekatan partisipatif. Journal of Business, Finance, and Economics, 6(2), 200–208.
Nurhaliza, K. D., D. Kusuma., N. Wulansari., D. J. Permadi., S. A. Cagga., & J. Malik. (2025). Internalisasi nilai ekonomi syariah melalui program sosialisasi. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 5(1), 393–399.
Paransa, R. P. J. (2024). Optimalisasi pertumbuhan UMKM di Indonesia melalui pemasaran digital. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(2), 1–10.
Pasaribu, V. L., I. Zulfah., D. Padhel., R. Najilah., & M. A. Fadillah. (2024). Pengembangan program pemasaran kreatif untuk mendukung kegiatan sosial. Jurnal Lokabmas Kreatif, 5(3), 1-6.
Poodo, F., & A. M. Pabulo. (2024). Peran konten kreatif dalam pemasaran media sosial untuk UMKM. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 1–9.
Prananda, Y., & Rahimah. (2023). Pemasaran kreatif berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(3), 1–8.
Rahmawati, I., & M. A. Putra. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi dalam meningkatkan kemandirian usaha mikro. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, 8(1), 22–30.
Rohmah, N., M. Ihsanuddin., & P. E. Rahmawati. (2023). Strategi pengembangan UMKM berbasis pemasaran digital dan ekonomi kreatif di Desa Karangsono. Indonesian Engagement Journal, 4(2), 45–54.
Sari, N., B. Ghazali., S. I. Nasution., & F. Yanti. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 7(2), 484-491.
Serungke, M., T. I. Kusumawati., A. Azzahra., S. A. Lubis., M. A. Fadillah., P. H. Khotimah., & N. Rambe. (2023). Meningkatkan solidaritas sosial melalui kegiatan gotong royong di Desa Naga Timbul. Journal of Human and Education, 3(2), 619–624.
Siahaan, M. M., R. Marpaung., A. Sitompul., & M. Sinambela. (2025). Penguatan kompetensi wirausaha berbasis ekonomi kreatif dan nilai PPKN. Jurnal Pengabdian Negeri, 2(4), 245-255.
Sulaeman, A., & S. Sulastri. (2022). Peran gotong royong dalam meningkatkan kohesi sosial masyarakat desa. Jurnal Sosial Humaniora, 13(2), 145–156.
Wibowo, E. (2022). Peran modal sosial dalam pengembangan usaha berbasis komunitas. Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(2), 98–105.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Fikri Akbar Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





