Pelatihan Bioecoenzim dan Pupuk Lacuba untuk Mendukung Pengetahuan dan Persepsi Siswa terhadap Pertanian Berkelanjutan di SMA Negeri 1 Sitiotio, Kabupaten Samosir

Authors

  • Fajar Adinugraha Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Rivaldi Sitinjak Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Sunarto Sunarto Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Marina Silalahi Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Riska Septia Wahyuningtyas Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Erni Murniarti Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Adisti Ratnapuri Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Wahyu Agustianto Universitas Kristen Indonesia, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.30640/cakrawala.v4i4.4981

Keywords:

Bioecoenzim, Knowledge, Lacuba Fertilizer, Perception, SMA Negeri 1 Sitiotio

Abstract

Agriculture in Samosir Regency has great potential but still faces land degradation, dependence on chemical fertilizers, and low utilization of organic waste. The younger generation’s knowledge of sustainable agriculture remains limited, accompanied by negative perceptions of the sector, while practice-based studies at the high school level are rare. Therefore, this study aims to implement bioecoenzim and Lacuba fertilizer training and examine students’ knowledge and perceptions of these activities. The research was conducted at SMA Negeri 1 Sitiotio, involving 41 eleventh-grade students using a one-shot case study design. Data were collected through observation, documentation, questionnaires, and knowledge tests. The results showed that the training ran effectively, as evidenced by active student participation. Students’ perceptions were in the very positive category, with an average score of 87.97, while their knowledge was in the high category, with an average score of 89.76 (Above Average). Thus, bioecoenzim and Lacuba fertilizer training has proven to have the potential to enhance knowledge and foster positive perceptions among students toward sustainable agriculture. Therefore, expanding the application of bioecoenzim and Lacuba training in other schools is important as a practical environmental education tool to support sustainable agriculture.

References

Adinugraha, F. (2018). Gambaran persepsi peserta didik tentang kebermanfaatan buku pengayaan Ujian Nasional Biologi. Jurnal EduMatSains, 2(2), 99–114. https://doi.org/10.29405/j.bes/2159-671236

Adinugraha, F. (2024). Ethnobiological study of Wiwitan in the Somongari Javanese community as biodiversity learning through educational video. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 10065–10075. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i12.8720

Aulia, M. D., Zultaqawa, Z., & Firdaus, I. N. (2023). Manfaat eco enzyme pada lingkungan. CRANE: Civil Engineering Research Journal, 4(2), 10–14. https://doi.org/10.34010/crane.v4i2.10883

Aziza, T. N., Surito, N., & Darmi, N. (2022). Petani milenial: Regenerasi petani di sektor pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 40(1), 1–11. https://doi.org/10.21082/fae.v40n1.2022.1-11

Briggs, J., Boozer-Strother, D. P., Adams-Stafford, D. S., Miller, Z., Jackson, D. B. D., Kenneth, D., Ii, F. H., Valentine, C., Member, B., & Fields, W. L. (2023). Grading and reporting for high schools grade nine through grade twelve. Prince George’s County Public Schools.

Daryani, R. D., Rukanda, N., & Ansori. (2023). Peran fasilitator dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kursus tata busana di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Jelita Masa. Jurnal COMM-Edu, 6(3), 2615–1480.

Faizal. (2024). Pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap kinerja karyawan di era modern. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(6), 547–560. https://doi.org/10.62504/jimr642

Hadiyanti, N. (2021). Optimalisasi limbah air cucian beras sebagai pupuk organik cair dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Tegalan Kabupaten Kediri. MONSU’ANI TANO: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 38–45. https://doi.org/10.32529/tano.v4i1.839

Irawan, S., Dardanella, D., Basar, F. M., Afifah, U. A. N., Ramadhani, D. E., & Pranata, R. T. H. (2024). Pengabdian masyarakat penerapan integrated farming sistem akuaponik budidaya ikan lele dan melon di SMK Pesantren Al-Jauhariah Cijati, Cianjur. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3(4), 192–202. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v3i4.3416

Kurniasih. (2025). Integrasi kurikulum pertanian di sekolah menengah untuk regenerasi petani. PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 2, 19–24.

Nawawi, F. A., Alfira, Z. N., & Anneja, A. S. (2022). Faktor penyebab ketidaktertarikan generasi muda pada sektor pertanian serta penanganannya. Prosiding Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial (SNIIS), 585, 585–593.

Nurjannah, S., & Nurhadi, A. (2020). Relevansi tujuan dan materi dalam program pendidikan dan pelatihan pengembangan guru PAI di era digital. Indonesian Journal of Islamic Educational Management, 3(2), 96–104. https://doi.org/10.24014/ijiem.v3i2.9935

Oktaviani, D. A., & Rozci, F. (2024). Analisis penyebab menurunnya minat dan partisipasi generasi muda dalam sektor pertanian. Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 11(1), 48–56. https://doi.org/10.33005/jimaemagri.v11i1.7

Pahlepi, R., Dewi, A. S., Gaol, R. A. L., Kuswarak, Ahiruddin, Muzahit, Z., Shalia, L., Enjelina, T., & Awalani, I. (2023). Upaya mengurangi penggunaan pupuk kimia melalui penyuluhan pentingnya penggunaan pupuk organik bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jaya, Tanggamus. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 4(2), 163–171. https://doi.org/10.24967/jams.v4i02.2655

Pratiwi, L., Yudiarini, N., & Suryandari, N. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan limbah pertanian berbasis zero waste dalam menunjang pengembangan edutourism Subak Perkotaan. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2(4), 326–339. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v2i4.1764

Putri, W. K., & Malinda, A. R. (2023). Etno-agronomi tanaman obat masyarakat Desa Klangon, Kabupaten Madiun dalam komunitas agroforestri sebagai penunjang pertanian berkelanjutan. Jurnal Sains Agro, 8(2), 159–171. https://doi.org/10.36355/jsa.v8i2.1158

Rukmini, P., & Astuti Herawati, D. (2023). Eco-enzyme dari fermentasi sampah organik (sampah buah dan rimpang). Jurnal Kimia dan Rekayasa, 4(1), 23–29. https://doi.org/10.31001/jkireka.v4i1.62

Sabasti, C. D., Liyanto, D. D., Wahyudi, E. V., & Adinugraha, F. (2024). Ethnoecological study of Ndhas Gendhing Spring in Sukorejo Village, Magelang Regency, Province of Central Java. Otus Education: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(1), 11–21. https://doi.org/10.62588/otusedu.2024.v2i1.0102

Sakkir, G., Dollah, S., & Ahmad, J. (2020). Students’ perceptions toward using YouTube in EFL classrooms. Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.35877/454RI.asci2125

Sifaunajah, A., M., Azizah, C., Amelia, N. F., & Sholehah, N. A. (2022). Pemanfaatan limbah air cucian beras sebagai pupuk organik cair. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(1), 33–40. https://doi.org/10.35799/vivabio.v4i1.39556

Sihite, I. F. (2024). Eco enzyme dengan kulit buah dan sayuran beserta manfaatnya untuk kehidupan manusia. IKRA-ITH Teknologi: Jurnal Sains dan Teknologi, 8(1), 48–53. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v8i1.3242

Silalahi, M., & Nisyawati. (2018). The ethnobotanical study of edible and medicinal plants in the home garden of Batak Karo sub-ethnic in North Sumatra, Indonesia. Biodiversitas, 19(1), 229–238. https://doi.org/10.13057/biodiv/d190131

Sulistiono, E. E., & Biru, R. C. B. (2020). Implementasi pelaksanaan pelatihan berbasis kebutuhan di berbagai negara: Meta sintesis komponen pelatihan. NOKEN: Jurnal Pengelolaan Pendidikan, 1(2), 72–83. https://doi.org/10.31957/noken.v1i2.1486

Tambunan, H., Harmiatun, Y., & Adinugraha, F. (2022). Pemanfaatan bubuk kulit buah Mangifera indica L. sebagai pupuk tanaman Brassica juncea L. di Green House Pendidikan Biologi UKI Tahun 2021. Pro-Life, 9(2), 403–416. https://doi.org/10.33541/pro-life.v9i2.3784

Taufikurrohman, M., & Rahman, B. (2024). Studi literatur: Penanganan degradasi lahan di DAS. Jurnal Kajian Ruang, 4(1), 55–63. https://doi.org/10.30659/jkr.v4i1.29595

Tavita, G. E., Amir, A., Apindiati, R. K., Hartanti, L., & Kurniadi, B. (2022). Pelatihan pembuatan cairan insektisida dari ekoenzim berbahan limbah organik buah-buahan. Journal of Community Engagement in Health, 5(1), 87–91. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i1.344

Utami, A. P., & Hasibuan, A. (2015). Analisis dampak limbah/sampah rumah tangga terhadap pencemaran lingkungan hidup. Cross-Border, 6(2), 1107–1112.

Wijiyanti, P., Hastuti, E. D., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh masa inkubasi pupuk dari air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.14710/baf.4.1.2019.21-28

Wikaningrum, T., & El Dabo, M. (2022). Eco-enzyme sebagai rekayasa teknologi berkelanjutan dalam pengolahan air limbah. Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 7(1), 53–64. https://doi.org/10.25105/pdk.v7i1.10738

Yahya, H., Rohendi, A., Ashari, T. M., Harahap, J., Nur, S., Fathma, S. S., & Ginayatri, L. (2024). Pembuatan pupuk cair dari air cucian beras dan sisa sampah dapur. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 103–109. https://doi.org/10.53621/jippmas.v4i1.294

Downloads

Published

2025-10-04

How to Cite

Adinugraha, F., Sitinjak, R., Sunarto Sunarto, Silalahi, M., Wahyuningtyas, R. S., Murniarti, E., … Agustianto, W. (2025). Pelatihan Bioecoenzim dan Pupuk Lacuba untuk Mendukung Pengetahuan dan Persepsi Siswa terhadap Pertanian Berkelanjutan di SMA Negeri 1 Sitiotio, Kabupaten Samosir . Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(3), 159–171. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v4i4.4981